Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Debat Cawapres Ditiadakan, Warganet: KPU Melindungi Gibran

Desember 02, 2023 Last Updated 2023-12-02T08:41:56Z


 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan format baru dalam debat calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. 

 

Nantinya, setiap pasangan capres-cawapres akan menghadiri seluruh sesi debat. Debat capres bakal digelar tiga kali, sedangkan debat cawapres dua kali. Tak ada lagi debat khusus capres atau cawapres.

 

Ketua KPU Hasyim Asy'ari menyebut kebijakan itu dibuat agar pemilih dapat melihat sejauh mana kerja sama yang dibangun antara capres dan cawapres.


"Sehingga kemudian publik makin yakin lah teamwork antara capres dan cawapres dalam penampilan di debat," kata Hasyim saat dikonfirmasi, Jumat, 1 Desember 2023.

 

Meski setiap pasangan calon menghadiri kegiatan debat, yang menjadi pembeda pada debat Pilpres 2024 adalah porsi bicaranya. Pada saat debat capres, maka proporsi bicara untuk capres akan lebih banyak. 


Berbeda dengan format Pilpres 2024


Format debat pada Pilpres 2024 berbeda dengan Pilpres 2019. Kala itu, KPU membagi lima kegiatan debat dalam komposisi dua kali debat khusus capres, satu kali debat khusus cawapres, dan dua kali debat capres-cawapres.

 

Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia Neni Nur Hayati menilai KPU memang diberikan kewenangan untuk mengatur teknis pelaksanaan debat capres-cawapres. Namun, ia mengingatkan KPU untuk bersikap adil dalam memperlakukan setiap pasangan calon.

 

"Jangan sampai ada tindakan yang merugikan dan menguntungkan pasangan calon lainnya," kata Neni.

Gibran trending topic usai debat cawapres ditiadakan


Usai pengumuman ketiadaan debat khusus cawapres, nama Gibran Rakabuming Raka menjadi trending topic di Twiter X.

 

Pasalnya, sosok Gibran selama ini dianggap menjadi yang paling sering absen dalam diskusi-diskusi di kampus. Karena itu, keputusan KPU dinilai warganet untuk melindungi Gibran. 

 

"KPU rubah aturan, tidak ada debat khusus Cawapres. Whattt?!! Seriously? Hoyya dong, mungkin KPU melihat Gibran suka mangkir undangan debat publik di kampus2, makanya aturan kali ini gak ada debat khusus Cawapres, jadi beliau tidak perlu mangkir. Suka2 lo dech," cuit seorang netizen. 

 

"KPU melindungi Gibran yang takut debat? Kenapa Gibran takut debat?" timpal netizen lain. 

 

"Loh. Setekah MK putusan dimanipulasi, sekarang aturan di KPU juga diubah agar Gibran tak perlu debat khusus kah?" tanya salah satu akun. 

 

"Keputusan KPU meniadakan debat Cawapres adalah bukti nyata bahwa lembaga ini hanya bekerja untuk kepentingan Gibran dan bapaknya. Ini adalah bentuk pengkhianatan kepada seluruh bangsa Indonesia kecuali pendukung Prabowo-Gibran," komentar akun lainnya.[SB]

×