Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

5 Ikan yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Diabetes, Apa Saja?

Januari 25, 2024 Last Updated 2024-01-25T04:52:27Z


Penderita diabetes wajib menjaga pola makan, termasuk menghindari konsumsi jenis ikan tertentu.


Kebanyakan orang menganggap diabetes sebagai masalah gula darah, padahal sebenarnya lebih berbahaya dari itu.


Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), resistensi insulin yang menjadi ciri khas penyakit ini dapat menimbulkan gangguan pada jantung.


Faktanya, orang dengan diabetes tipe 2 bahkan dua kali lebih mungkin terkena penyakit jantung atau stroke dibandingkan orang tanpa diabetes.


Itulah mengapa penting bagi penderita mengatur pola makan yang bermanfaat untuk sistem kardiovaskular, bukan hanya menghindari makanan manis.


Salah satu yang harus diperhatikan penderita diabetes adalah menu ikan-ikanan. Karena, ada beberapa jenis ikan yang sebaiknya tidak dikonsumsi karena bisa memperburuk kondisi.


Lantas, apa saja ikan yang tidak boleh dimakan penderita diabetes?


Ikan yang tidak boleh dimakan penderita diabetes


Dilansir dari laman Fatty Crab, jenis ikan yang tidak boleh dimakan penderita diabetes adalah ikan tinggi merkuri.


Mengonsumsi jenis ikan ini dapat menyebabkan keracunan merkuri, yang berdampak negatif pada sistem saraf.


Bagi penderita diabetes yang mungkin sudah mengalami kerusakan saraf, risiko ini sangat membahayakan tubuh.


Berikut sejumlah ikan yang tidak boleh dimakan penderita diabetes karena berpotensi tinggi merkuri:


1. King mackerel


Ikan king mackerel adalah spesies makerel yang bermigrasi di Samudra Atlantik bagian barat dan Teluk Meksiko.


Ditemukan di hampir pesisir seluruh dunia, king mackerel menjadi salah satu ikan yang paling berbahaya untuk dikonsumsi.


Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menuliskan, ikan ini mengandung merkuri tingkat tinggi yang berbahaya bagi otak dan sistem saraf.


Khusus penderita diabetes, risiko ini lebih signifikan karena kerusakan saraf yang mungkin dialami penderita.


2. Todak


Ikan todak atau juga disebut swordfish memiliki ciri khas rahang atas dan moncong yang memanjang menyerupai pedang pipih.


Berukuran cukup besar dengan daging yang banyak dan lezat, kebanyakan ikan ini mengandung merkuri yang cukup tinggi.


Bahkan, kandungan merkuri pada ikan todak jauh lebih tinggi dibanding ikan lainnya. Oleh karena itu, sebaiknya hindari konsumsi ikan ini, terutama bagi penderita diabetes.


3. Hiu


FDA mengungkapkan, daging ikan hiu mengandung logam beracun seperti merkuri dalam kadar yang jauh melebihi batas.


Kandungan merkuri yang tinggi ini dapat memicu berbagai penyakit, seperti penyakit kardiovaskular, merusak sistem saraf pusat, hingga menurunnya fungsi otak.


Terlebih, hiu merupakan puncak predator dalam rantai makanan yang memakan ikan makerel dan berbagai organisme laut lainnya.


Tidak hanya itu, jenis ikan ini juga berpotensi membawa racun laut bernama ciguatoksin yang berbahaya dan sering kali berakibat fatal.


4. Marlin


Sama seperti hiu, marlin menjadi salah satu ikan yang berada di puncak rantai makanan di lautan.


Tak heran, seperti dikutip The Healthy, potensi kadar racun termasuk merkuri di dalam tubuhnya cenderung lebih tinggi dari ikan lain.


5. Tuna mata besar


Ikan yang perlu dibatasi oleh penderita diabetes selanjutnya adalah bigeye tuna atau ikan tuna mata besar.


Pembatasan konsumsi masih disebabkan potensi kandungan merkurinya yang tinggi dan dapat berbahaya bagi kesehatan.


Selain itu, tak terlalu sering makan ikan tuna juga membantu mencegah asupan garam, yang dapat menyebabkan resistensi insulin.


Porsi makan ikan untuk diabetes


Dilansir dari Everyday Health, American Heart Association (AHA) merekomendasikan untuk makan sebanyak dua porsi ikan per minggu.


Satu porsi setara dengan 3,5 ons ikan matang atau sekitar tiga perempat cangkir ikan yang dipipihkan.


AHA pun menekankan konsumsi ikan berlemak sehat, seperti salmon, makerel, trout, dan sarden karena tinggi asam lemak omega 3.


Omega 3 adalah asam lemak esensial yang dikaitkan dengan peningkatan kesehatan jantung dan pembuluh darah.


Ikan tersebut juga merupakan sumber vitamin D yang membantu menjaga kesehatan tulang, serta vitamin B2 yang baik untuk kulit, mata, sel darah merah, dan sistem saraf.


American Diabetes Association (ADA) turut mengimbau penderita diabetes untuk memilih metode pengolahan ikan yang tepat sebelum dikonsumsi.


Alih-alih menggoreng dengan minyak, cara terbaik untuk mengolah ikan adalah memanggangnya, baik menggunakan teknik broiling (sumber panas dari atas) maupun grilling (dibakar dengan arang atau sumber panas di bawah). [SB]

×