Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Nasib Pedagang HP Miris, Diskon Gila-gilaan Tetap Ga Laku

Januari 01, 2024 Last Updated 2024-01-01T08:13:24Z



Sepanjang tahun 2023, pasar smartphone di global merosot sempat merosot, meski kemudian berangsur pulih. Mulai dari kuartal Q1-Q3 2023, laporan Canalys menyebut pengiriman HP secara global masih belum pulih.


Nyungsepnya pengiriman HP secara global ini menjadi salah satu berita terpopuler CNBC Indonesia selama 2023.


Laporan firma riset Canalys menyebutkan penurunan Q1 2023 mencapai 13% year-on-year (yoy). Laporan itu menyebutkan pasar masih belum pulih meski sudah ada peningkatan pada faktor makro utama.


Canalys juga melaporkan pengapalan smartphone secara global ambles 13% secara tahun-ke-tahun (yoy). Pada periode tersebut hanya 269,8 juta unit yang dijual. Pasar yang lesu juga telah terasa sejak empat kuartal terakhir.


Analis Canalys Sanyam Chaurasia menyebutkan penurunan pasar pada Q1 sesuai dengan ekspektasi. Permintaan konsumen dilihat juga masih lesu pada periode tersebut.


"Meskipun ada pemotongan harga dan promosi besar-besaran, permintaan konsumen tetap lesu, khususnya segmen kelas bawah karena inflasi tinggi yang berdampak pada kepercayaan dan pengeluaran konsumen," kata Chaaurasia, beberapa saat lalu.


"Selain itu permintaan pengguna yang lesu memicu gelombang besar de-stok pada seluruh rantai pasokan, dengan kanal yang mengurangi tingkat investaris untuk mengamankan operasi," lanjutnya.


Meski begitu, Toby Zhu selaku analis Canalys lainnya berpendapat terjadi peningkatan permintaan pada rentang harga tertentu. Vendor juga dilihat menjadi lebih aktif pada perencanaan produksi dan pemesanan komponen.


Pasar HP Global Q2 dan Q3 2023


Masih dari laporan Canalys, pengiriman HP global mengalami penurunan sebanyak 10% pada Q2 2023.


Secara total, ada 258,2 juta unit HP yang dikapalkan di seluruh dunia, dibandingkan 287,4 juta unit pada tahun sebelumnya. Kendati pasar HP global masih terseok-seok, tetapi analis menilai penurunannya sudah tak sebesar kuartal-kuartal sebelumnya.


"Penurunan pasar HP global makin kecil, dibantu oleh sinyal meningkatnya permintaan di beberapa negara," kata analis Canalys, Amber Liu.


Lebih lanjut, Liu menilai pasar HP kelas bawah mulai menguat. Hal ini dipicu oleh inovasi yang diberikan pabrikan HP untuk memberikan nilai tambah bagi ponsel entry-level.


"Kami memprediksi akan tercipta iklim bisnis yang sehat di semester kedua tahun ini, menciptakan energi positif di antara pemain industri," kata dia.


Sementara pada periode Juli-September, menurut data terbaru Canalys, pasar smartphone global mengalami sedikit penurunan sebesar 1%. Ini menandakan adanya perlambatan penurunan pada periode tersebut.


Didukung oleh pemulihan regional dan permintaan peningkatan produk baru, pasar smartphone global mencatat pertumbuhan berurutan dua digit di Q3 menjelang musim penjualan.


Namun demikian, analis di Canalys Toby Zhu menyatakan bahwa para produsen smartphone harus tetap berhati-hati terhadap rebound.


"Ketidakpastian makroekonomi dan geopolitik global membawa kerapuhan pada proses pemulihan dan penyaluran bantuan," ujarnya.


Perkiraan Canalys menunjukkan perlambatan pertumbuhan pasar smartphone dalam jangka menengah dan panjang.


Diperlukan pemantauan yang cermat terhadap perputaran stok dan permintaan akhir sangat penting untuk menghindari gejolak akibat persediaan yang tinggi.


Ia melihat vendor secara strategis membangun kembali jaringan dan inventaris komponen untuk mempersiapkan potensi kebangkitan kembali permintaan dan kenaikan biaya rantai pasokan.


"Lonjakan pesanan jangka pendek saat ini bersamaan dengan berkurangnya kapasitas pasokan dapat menyebabkan kekurangan komponen, sehingga menantang perencanaan dan produksi." pungkasnya. [SB]


×