Seorang perempuan bernama Mindy menjadi sorotan warganet setelah membagikan pengalaman mengganti ban mobil Lexus miliknya. Dalam video yang diunggah ke media sosial, Mindy mengaku baru saja melunasi cicilan mobilnya, namun tak lama kemudian harus merogoh kocek dalam untuk urusan ban.
“Dan hari ini, saya harus menghabiskan US$1.800 untuk ban baru, jadi ini menyenangkan,” ujar Mindy sambil bercanda dalam videonya.
Jika dirupiahkan, biaya tersebut setara dengan sekitar Rp28 juta, atau US$400 per ban.
Harga Ban Lexus Bikin Netizen Kaget
Unggahan Mindy langsung dibanjiri komentar. Banyak warganet mengaku terkejut dengan mahalnya harga ban mobil premium tersebut.
“US$400 per ban? Apakah terbuat dari emas?” tulis salah satu komentator.
Namun, sebagian netizen justru mengkritik keputusan Mindy yang memilih mengganti ban di dealer resmi Lexus.
“Jangan pernah membeli ban di dealer,” tulis seorang pengguna.
“Dealer biasanya mematok harga dua kali lipat, seharusnya ke toko ban diskon,” komentar lainnya.
Mindy: Harga Hampir Sama di Mana-Mana
Menanggapi kritik tersebut, Mindy menegaskan bahwa ia sudah melakukan riset harga sebelum memutuskan mengganti ban di dealer.
“Setelah mengecek harga di beberapa tempat, harganya hampir sama di mana-mana,” jelasnya.
Ia juga mempertimbangkan faktor kenyamanan dan kepraktisan, karena dealer memiliki stok ban yang sesuai dengan spesifikasi mobilnya.
Dealer vs Toko Ban, Mana Lebih Untung?
Jika selisih harga tidak terlalu besar, mengganti ban langsung di dealer resmi bisa menjadi pilihan yang sepadan, karena:
Mendapat garansi pabrikan
Ban sesuai standar dan spesifikasi kendaraan
Stok biasanya tersedia untuk penggantian cepat
Pengerjaan dilakukan teknisi tersertifikasi
Sementara toko ban konvensional bisa lebih murah, namun ketersediaan ban khusus mobil premium tidak selalu ada.
Kesimpulan
Kasus Mindy menunjukkan bahwa biaya perawatan mobil mewah memang tidak murah, termasuk urusan ban. Namun keputusan mengganti ban di dealer atau di toko ban tetap bergantung pada prioritas pemilik kendaraan, apakah mengutamakan harga, kecepatan, atau jaminan resmi.

