-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Sering Pindah Tuas Mobil Matik dari D ke N Saat Berhenti, Aman atau Bisa Bikin Transmisi Jebol?

Februari 10, 2026 Last Updated 2026-02-10T08:00:54Z



Dunia otomotif kembali diramaikan oleh perdebatan soal kebiasaan pengemudi mobil matik, khususnya saat berhenti di lampu merah atau terjebak macet. Banyak yang mempertanyakan apakah memindahkan tuas transmisi dari D (Drive) ke N (Neutral) aman, atau justru berisiko merusak transmisi.


Isu ini makin ramai setelah beredar konten media sosial yang mengklaim kebiasaan tersebut bisa membuat transmisi matik cepat jebol. Namun, bagaimana fakta teknisnya?


Mekanisme Kerja Transmisi Matik Saat Berhenti


Secara teknis, ketika mobil matik berhenti total dengan pedal rem diinjak, komponen kopling (clutch) di dalam transmisi juga berhenti bekerja meskipun tuas tetap berada di posisi D.


Pada sistem transmisi matik, penyaluran tenaga terjadi melalui torque converter yang terdiri dari tiga komponen utama, yaitu impeller yang berputar mengikuti mesin, tekanan oli sebagai media penyalur tenaga, dan turbin yang menggerakkan transmisi ke roda.


Saat mobil berhenti, putaran turbin ikut terhenti sehingga aliran tenaga otomatis terputus. Artinya, baik tuas berada di posisi D maupun N, kerja transmisi sebenarnya sama-sama berhenti secara otomatis.


Penyebab Munculnya Hentakan Saat Pindah dari N ke D


Sebagian pengemudi merasakan hentakan saat memindahkan tuas dari N kembali ke D. Kondisi ini kerap memicu kekhawatiran akan kerusakan transmisi.


Hentakan tersebut terjadi karena tekanan oli sudah meningkat mengikuti putaran mesin, sementara komponen clutch belum sepenuhnya mengunci untuk menyalurkan tenaga. Namun, hentakan ini hanya berlangsung sangat singkat.


Karena sistem kopling pada transmisi matik bekerja dalam kondisi basah (terendam oli), gesekan yang terjadi sangat minim dan tidak langsung merusak komponen.


Kesimpulan Teknis


Anggapan bahwa sering memindahkan tuas dari D ke N akan membuat transmisi matik cepat jebol tergolong mitos. Transmisi matik modern dirancang untuk menghadapi kondisi tersebut dalam penggunaan normal.


Agar perpindahan terasa lebih halus dan komponen lebih awet, pengemudi disarankan memberi jeda sekitar satu detik setelah memindahkan tuas dari N ke D sebelum menginjak gas. Dengan begitu, tekanan oli menjadi stabil dan clutch dapat bekerja optimal.

×