-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pelangi di Mars: Eksperimen Berani Film Sci-Fi Indonesia dengan Visual Futuristik

Maret 24, 2026 Last Updated 2026-03-23T23:14:11Z



Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan warna baru lewat film fiksi ilmiah keluarga berjudul Pelangi di Mars. Diproduksi oleh Mahakarya Pictures, film ini membawa penonton ke masa depan, tepatnya tahun 2090, saat krisis air melanda Bumi dan seluruh suplai air bersih dikuasai oleh perusahaan bernama Nerotex.


Cerita berfokus pada Pelangi (diperankan Messi Gusti), seorang gadis 12 tahun yang menjadi manusia pertama yang lahir dan tumbuh di Mars. Ia hidup sendirian setelah ditinggal ibunya, Pratiwi (Lutesha), di planet yang telah ditinggalkan koloni manusia.


Kesendirian itu berubah ketika Pelangi bertemu dengan sekelompok robot rusak yang telah lama terbengkalai. Bersama mereka, ia memulai petualangan untuk menemukan mineral langka bernama Zeolith Omega, yang diyakini mampu menjadi solusi krisis air di Bumi.


Dari sisi teknis, film ini tampil ambisius dengan menggabungkan live action, animasi 3D, dan teknologi Extended Reality (XR). Pendekatan ini membuat visual terasa lebih hidup dan futuristik, sekaligus menjadi salah satu eksperimen besar dalam sinema Indonesia, khususnya di genre sci-fi yang masih jarang digarap.


Interaksi antara Pelangi dan para robot juga menghadirkan sentuhan komedi yang terasa dekat dengan budaya Indonesia, memberikan keseimbangan antara petualangan dan hiburan keluarga.


Namun, film ini tidak lepas dari kekurangan. Alur cerita yang berfokus pada pencarian Zeolith Omega terasa cukup panjang dan di beberapa bagian cenderung monoton. Selain itu, chemistry antara Pelangi dan para robot belum tergarap maksimal, sehingga kedalaman emosionalnya terasa kurang kuat.


Meski begitu, Pelangi di Mars tetap layak diapresiasi sebagai langkah berani perfilman Indonesia dalam mengeksplorasi teknologi dan genre baru. Dengan visual yang menarik dan konsep yang segar, film ini membuka peluang besar bagi perkembangan film sci-fi lokal ke depannya.

×