Empat astronaut misi Artemis II dari NASA segera merampungkan perjalanan bersejarah mengelilingi orbit Bulan. Setelah menjalani misi selama 10 hari, mereka kini menghadapi tahap paling krusial, yaitu memasuki kembali atmosfer Bumi dengan suhu ekstrem.
Keempat astronaut tersebut adalah Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, serta astronaut Kanada Jeremy Hansen. Mereka mencetak rekor sebagai manusia yang terbang paling jauh dari Bumi, sekaligus membuka jalan bagi misi pendaratan manusia di Bulan pada masa depan.
Kapsul Orion yang mereka tumpangi dijadwalkan mendarat di Samudra Pasifik, dekat San Diego. Setelah mendarat, tim penyelamat akan segera mengevakuasi kru ke kapal pemulihan.
Namun, tantangan terbesar terletak pada proses re-entry, saat kapsul memasuki atmosfer dengan kecepatan lebih dari 10.000 meter per detik. Gesekan dengan atmosfer menyebabkan suhu mencapai sekitar 2.700 derajat Celsius, kondisi yang sangat berbahaya bagi keselamatan kru.
Untuk itu, perisai panas pada kapsul Orion menjadi kunci utama. Sistem ini dirancang untuk menahan panas ekstrem dengan cara terkikis secara bertahap. NASA juga telah melakukan penyesuaian jalur masuk atmosfer untuk menghindari masalah yang pernah terjadi pada uji coba sebelumnya.
Misi ini mencatat berbagai pencapaian penting, termasuk Victor Glover sebagai astronaut kulit berwarna pertama yang mengitari Bulan, Christina Koch sebagai perempuan pertama, serta Jeremy Hansen sebagai warga non-Amerika pertama dalam misi tersebut.
Meski penuh risiko, misi ini menjadi langkah besar menuju eksplorasi luar angkasa yang lebih jauh, sekaligus pengingat bagi umat manusia akan keindahan dan keunikan planet Bumi.

