Bataranews – Duel panas antara Atlético Madrid dan FC Barcelona akan menjadi penentu langkah menuju semifinal Liga Champions UEFA.
Barcelona datang ke leg kedua perempat final dengan beban berat usai tertinggal agregat dua gol. Laga penentuan ini akan digelar di Riyadh Air Metropolitano, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB.
Barcelona Dibayangi Defisit dan Kartu Merah
Kekalahan di leg pertama menjadi pukulan bagi skuad asuhan Hansi Flick. Bermain di kandang sendiri, Barcelona gagal meredam agresivitas tim racikan Diego Simeone.
Situasi semakin rumit setelah Pau Cubarsí harus absen akibat kartu merah di pertemuan sebelumnya.
Kini, Blaugrana dituntut tampil sempurna untuk membalikkan keadaan di kandang lawan yang terkenal sulit ditaklukkan.
Harapan pada Sejarah Remontada
Meski dalam posisi tertekan, Barcelona masih memiliki modal psikologis dari sejarah.
Publik sepak bola tentu masih mengingat keajaiban saat mereka menyingkirkan Paris Saint-Germain pada musim 2016/2017.
Kala itu, Barcelona berhasil membalikkan ketertinggalan agregat dengan kemenangan dramatis 6-1—sebuah “remontada” yang menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah Liga Champions.
Namun, situasi kini berbeda. Barcelona tak lagi diperkuat trio legendaris Lionel Messi, Luis Suárez, dan Neymar.
Modal Positif dari Kompetisi Domestik
Optimisme tetap dijaga oleh Hansi Flick. Ia menilai selisih dua gol masih realistis untuk dikejar jika tim tampil disiplin dan efektif.
Barcelona juga datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menang telak 4-1 atas RCD Espanyol dalam derby Catalan.
Hasil tersebut menjadi suntikan moral penting jelang laga krusial di Madrid.
Atletico Tak Akan Tinggal Diam
Di sisi lain, Atletico Madrid punya keunggulan agregat sekaligus keuntungan bermain di kandang.
Tim asuhan Diego Simeone dikenal dengan pertahanan solid, disiplin tinggi, dan kemampuan memanfaatkan tekanan—kombinasi yang kerap membuat lawan kesulitan berkembang.
Dengan dukungan penuh suporter di Metropolitano, Atletico dipastikan tampil habis-habisan demi mengamankan tiket semifinal.
Penutup
Pertandingan ini akan menjadi ujian mental dan kualitas bagi kedua tim.
Barcelona datang dengan misi kebangkitan, sementara Atletico Madrid bertekad mempertahankan keunggulan. Satu laga, satu tiket semifinal—dan segalanya masih bisa terjadi di panggung Liga Champions.

