-->
×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Comeback Dramatis! Manchester City Lolos ke Final Piala FA Usai Bungkam Southampton

April 26, 2026 Last Updated 2026-04-26T12:30:34Z



Bataranews – Manchester City kembali menunjukkan mental juaranya. Tim asuhan Pep Guardiola sukses melaju ke final FA Cup 2025/2026 usai menaklukkan Southampton dengan skor 2-1 dalam laga semifinal di Wembley Stadium, Sabtu (25/4/2026) malam WIB.


Babak Pertama: Dominan Tapi Mandul


Sejak awal laga, Manchester City tampil dominan meski menurunkan beberapa pemain pelapis. Peluang demi peluang tercipta melalui Tijjani Reijnders dan Omar Marmoush, namun penampilan gemilang kiper Daniel Peretz membuat gawang Southampton tetap aman.


Southampton sempat mencetak gol lewat Leo Scienza di menit ke-12, tetapi dianulir karena offside. Hingga turun minum, skor tetap 0-0.


Babak Kedua: Gol Roket dan Drama Comeback


Memasuki babak kedua, tekanan terus dilancarkan City. Namun justru Southampton yang lebih dulu memecah kebuntuan.


Menit 79: Finn Azaz mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti, membawa Southampton unggul 1-0.


Keunggulan tersebut tak bertahan lama.


Menit 82: Jeremy Doku menyamakan skor lewat tembakan keras dari luar kotak penalti.

Menit 87: Nico Gonzalez memastikan comeback City dengan gol roket yang tak mampu dijangkau Peretz.

Mental Juara City Berbicara


Di sisa waktu pertandingan, kedua tim saling jual beli serangan. Namun tidak ada gol tambahan tercipta.


Skor akhir 2-1 memastikan Manchester City melaju ke final Piala FA untuk keempat kalinya secara beruntun—sebuah bukti konsistensi luar biasa tim berjuluk The Citizens.


Susunan Pemain Singkat


Manchester City (4-2-3-1):

James Trafford; Matheus Nunes, John Stones, Nathan Ake, Rayan Ait-Nouri; Nico Gonzalez, Mateo Kovacic; Rayan Cherki, Tijjani Reijnders, Phil Foden; Omar Marmoush


Southampton (4-2-3-1):

Daniel Peretz; James Bree, Harwood-Bellis, Nathan Wood, Welington; Bragg, Jander; Fellows, Azaz, Scienza; Ross Stewart


Penutup


Kemenangan ini menegaskan satu hal: Manchester City bukan hanya kuat secara teknis, tetapi juga memiliki mental baja saat berada di bawah tekanan.


Dengan performa seperti ini, peluang mereka untuk kembali mengangkat trofi Piala FA musim ini terbuka lebar.