Notification

×

Iklan

Iklan

Apa Salahnya Anies? Eks Projo Sebut Presiden Jokowi Pendendam hingga Singgung SBY Adem-ayem

November 30, 2022 WIB Last Updated 2022-11-30T06:43:59Z


Apa yang terjadi saat Anies Baswedan semakin memiliki kekuatan untuk maju menjadi calon Presiden 2024 nanti, dinilai akan terus mendapat gangguan.


Terlebih jika melihat sosok Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang dinilai tidak senang dengan menguatnya posisi Anies Baswedan.


Tentang kondisi sekarang ini, Mantan Sekjen Relawan Pro Jokowi (Projo), Guntur Siregar angkat bicara.


Dia menilai jika Presiden Jokowi adalah sosok yang pendendam, hal itu menegaskan tentang pendapat dari ekonom senior, Rizal Ramli.


Guntur mengatakan, hal yang paling terlihat adalah saat Jokowi memerintahkan Heru Budi Hartono sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta.


Penunjukkan Heru ini dinilai membawa misi khusus untuk mempreteli kebijakan Anies Baswedan sebelumnya.


Melihat itu, Guntur lantas mempertanyakan, sebenarnya apa salah Anies Baswedan sehingga diperlakukan seperti itu.


"Apa salahnya Anies?," tanya Guntur.


Guntur menilai, selama lima tahun di bawah kepemimpinan Anies Baswedan sudah sesuai dengan harapan.


Lima tahun memimpin Ibu Kota, Anies dinilai Guntur sudah bekerja bagus dan maksimal. 


Dia merasakan sendiri, di bawah kepemimpinan Anies Baswedan, tidak ada keributan seperti masa kepemimpinan Ahok.


Dengan kondisi perdamaian melalui kinerja Anies Baswedan, Guntur mengaku heran kenapa Jokowi begitu dendam kesumat dengan Anies.


Padahal, lanjut Guntur, Anies Baswedan sudah berjasa menjaga kondusifitas Jakarta sebagai pusat bisnis nasional.


"Terbukti Anies bikin Jakarta tenang, makanya Jokowi tak punya sikap kenegarawanan. Berbeda dengan SBY yang mau selesai maunya adem-adem," jelasnya.


Sebelumnya, Panda Nababan mengenal sosok Jokowi dan Ketua Umum NasDem Surya Paloh memiliki bakat 'balas dendam'.


"Dua-duanya ini saya kenal, dalam track record hidup mereka, mereka punya bakat untuk membalas. Itu ngeri," kata Panda dalam sebuah diskusi di kanal Youtube Indonesia Lawyers Club, Senin (21/11).


Panda mencontohkan kasus relasi antara Jokowi dan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. 


Pada tahun 2017 lalu, Jokowi dibuat jalan kaki ke lokasi acara HUT TNI di Cilegon.

×
Berita Terbaru Update