Notification

×

Iklan

Iklan

Geram Jokowi Saat Minta Ganti Dirjen Imigrasi dan Rombak Total Bawahan

Desember 27, 2022 WIB Last Updated 2022-12-27T03:30:14Z


Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah geram dengan layanan keimigrasian sampai-sampai menyentil posisi Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham)-- yang kini baru dijabat Silmy Karim.


Jokowi geram karena imigrasi tidak memberikan pelayanan dengan baik. Dia khawatir hal itu berdampak pada investasi dan pariwisata.


"Harus berubah total. Kalau perlu dirjennya diganti, bawahnya diganti semua, biar ngerti kalau kita ingin berubah. Kalau kita ingin investasi datang, turis datang, harus diubah," kata Jokowi dalam video rapat yang diunggah di kanal Youtube Sekretaris Presiden, Sabtu (10/9) lalu.


Jokowi berkata keberadaan imigrasi harus melayani dan memudahkan. Ia ingin segala urusan masyarakat mengenai keimigrasian berjalan baik.


Dia tak mau lagi imigrasi dikelola dengan gaya lama. Oleh karena itu, Jokowi menyerukan perubahan total pada imigrasi.


"Ganti itu kalau kira-kira memang enggak punya kemampuan untuk reform seperti itu. Ganti semuanya, dari dirjen sampai bawahnya, ganti, akan berubah. Kalau ndak, enggak akan berubah kita," ucap Jokowi.


Jokowi belakangan menunjuk Silmy Karim sebagai Dirjen Imigrasi Kemenkumham. Penunjukan dilakukan melalui Keputusan Presiden No.165/TPA tahun 2022 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM.


Silmy adalah Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk yang turut mengikuti seleksi untuk memimpin imigrasi.


Silmy mengalahkan dua kandidat lainnya dalam seleksi itu. Dua orang tersebut adalah Staf Ahli Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Bidang Ekonomi Lucky Agung Binarto dan Purnawirawan TNI AU yang terakhir menjabat Kabalitbang Kementerian Pertahanan Julexi Tambayong.[sb]

×
Berita Terbaru Update