Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Respons Sambo ke Bharada E: Janganlah Ricky & Istri Saya Kau Libatkan

Desember 13, 2022 Last Updated 2022-12-13T13:45:25Z


Terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana Ferdy Sambo meminta Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E untuk ikut bertanggung jawab terkait kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.


Sambo menyampaikan itu merespons kesaksian yang disampaikan Richard dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (13/12).


"Yang terakhir Yang Mulia, kalaulah saksi menyampaikan bahwa saya minta menghajar kemudian saksi menerjemahkan perintah penembakan dari saya, saya akan bertanggung jawab, tapi kita berdua yang bertanggung jawab," ujar Sambo di hadapan majelis hakim.


Mantan Kadiv Propam itu meminta Richard tidak menyeret-nyeret istrinya Putri Candrawathi, Ricky Rizal atau Bripka RR dan Kuat Ma'ruf ke dalam masalah.


"Janganlah Ricky dan istri saya kau libatkan. Saya akan bertanggung jawab terhadap apa yang saya lakukan," kata Sambo.


"Tapi saya tidak akan bertanggung jawab terhadap apa yang tidak saya lakukan," sambungnya.


Dalam kesempatan itu, Sambo menyesalkan bahwa keterangan bohong yang disampaikan Richard pada 5 Agustus 2022 membuat dirinya dijemput paksa oleh jenderal bintang dua untuk selanjutnya ditempatkan di tempat khusus (patsus).


"Yang Mulia, saya dibawa bintang dua ke Mabes Polri karena keterangan kebohongan di tanggal 5 [Agustus]," kata Sambo sambil menunjuk Richard.


Sambo dan Putri didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Yosua. Tindak pidana itu turut melibatkan Richard, Ricky dan Kuat.


Mereka didakwa melanggar Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.


Pembunuhan terhadap Yosua terjadi pada Jumat, 8 Juli 2022 di rumah dinas Sambo nomor 46 di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Dalam surat dakwaan, Richard dan Sambo disebut menembak Yosua.


Latar belakang pembunuhan diduga karena Putri telah dilecehkan Yosua saat berada di Magelang pada Kamis, 7 Juli 2022. Dugaan ini telah dibantah oleh pihak keluarga Yosua.[sb]

×