Notification

×

Iklan

Iklan

Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Sama-sama Simbol Kemarahan Politik, Endorse Jokowi Menentukan Pilpres 2024?

Januari 07, 2023 WIB Last Updated 2023-01-07T13:51:55Z


Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo disebut sebagai 'simbo' dari kemarahan. Hal itu disampaikan Waketum Partai Gelora Fahri Hamzah saat berkelakar tentang kedua sosok yang digadang-gadang menjadi Capres tersebut.


"Anies adalah simbol dari kemarahan kanan, Ganjar dari kemarahan kiri. Yang pilih Ganjar itu emosional, yang pilih Anies emosional. Yang pilih Prabowo rada mendingan. Lebih rasional," kata Fahri Hamzah dalam perbincangannya dengan Komika Mamat Alkatiri di kanal YouTube HAS Creative yang diunggah 31 Desember 2022, dikutip dari Suara.com, Sabtu (7/1/2023).


Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun sepakat dengan kelakar Fahri. Menurutnya, pendukung Anies dan Ganjar berasal dari kemarahan. Namun, keduanya berbeda karena menurutnya pendukung Anies adalah simbol kemarahan ke arah yang lebih baik.


"Jadi kalau dibilang pendukung Anies Baswedan adalah orang yang marah, ya benar tapi tidak emosional marah terhadap keadaan yang tidak benar, marah kepada ketidakadailan, marah tidak ditindaklanjutan km 50, marah dengan pemerintah yang mudah menangkap aktivis, marah dengan enegak hukum yang mudah menangkap orang," kata Refly Harun.


"Jadi kemarahannya adalah kemarahan agar Indonesia menjadi lebih baik," tuturnya.


Berbeda dengan pendukung Anies, pendukung Ganjar menurut Refly Harun adalah orang yang tak ingin ada perubahan rezim. "Tapi kalau kemarahan atau emosi dari pendukung Ganjar saya kira mereka justru berpikir tentang tidak ingin ada perubahan rezim, khawatir takut, kalau berubah rezim akan ada konsekuensi," kata Refly. 


"Ada yang rasional dan enggak rasional, mereka mungkin merasa rezim seperti ini membuat mereka nyaman, karena itu mereka disinfentif mendukung sosok antitesis seperti anies, jadi pilihan rasional mereka adalah pilihan yang diendors oleh istana, jadi kalau ganjar yang diendors ya Ganjar," tambanya. 


Tak hanya itu, Refly juga menyebutkan bahwa pemilih Ganjar yang tak rasional adalah mereka yang memilih Ganjar hanya karena ketidaksukaan pada Anies Baswedan.


"Jadi alasannya agak aneh orang memilih Anies enggak suka jokowi, orang memilih Ganjar karena enggak suka Anies, jadi pertalian tokoh ini luar biasa," tambahnya.[sb]

×
Berita Terbaru Update