Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Kisah Pulau Jawa Jadi Salah Satu Wilayah yang Gagal Ditaklukkan Oleh Bangsa Mongol

Januari 31, 2024 Last Updated 2024-01-31T03:24:45Z


Pada abad ke-13, bangsa Mongol yang dipimpin oleh Kubilai Khan berambisi untuk menaklukkan dunia.


Mereka mengirimkan utusan ke berbagai negara untuk meminta mereka tunduk dan membayar upeti.


Namun, ada satu negeri yang berani menolak permintaan Mongol, yaitu Jawa.


Jawa saat itu diperintah oleh Raja Kertanegara dari Kerajaan Singasari.


Ketika utusan Mongol datang, ia merasa tersinggung dan memotong telinga utusan tersebut sebagai tanda penolakan.


Hal ini membuat Kubilai Khan marah dan mengirimkan pasukan besar untuk menghukum Kertanegara.


Namun, sebelum pasukan Mongol tiba di Jawa, Singasari mengalami pemberontakan dari Jayakatwang, raja bawahan yang berkuasa di Kediri.


Jayakatwang berhasil membunuh Kertanegara dan merebut tahta Singasari.


Sementara itu, Raden Wijaya, menantu Kertanegara, melarikan diri dan mendirikan kerajaan baru di Majapahit.


Pasukan Mongol yang tiba di Jawa pada tahun 1293 tidak mengetahui perubahan politik yang terjadi di Singasari.


Mereka mengira bahwa Raden Wijaya adalah sekutu mereka yang akan membantu mereka melawan Jayakatwang.


Raden Wijaya pun memanfaatkan kesempatan ini untuk bersekutu dengan Mongol sementara waktu.


Raden Wijaya dan pasukan Mongol bersama-sama menyerang Kediri dan berhasil mengalahkan Jayakatwang.


Namun, setelah itu, Raden Wijaya mengkhianati pasukan Mongol dan menyerang mereka dari belakang.


Pasukan Mongol yang kaget dan kelelahan tidak mampu bertahan dan terpaksa mundur ke pantai.


Di pantai, pasukan Mongol juga mendapat serangan dari armada Majapahit yang dipimpin oleh Laksamana Mahesa Anabrang.


Pasukan Mongol yang terjepit antara darat dan laut tidak punya pilihan lain selain menaiki kapal-kapal mereka dan kembali ke China.


Dengan demikian, Jawa berhasil menolak penjajahan Mongol yang dikenal sebagai bangsa penakluk dunia.


Jawa menjadi satu-satunya negeri di Asia Tenggara yang mampu melawan Mongol dan mempertahankan kemerdekaannya.


Keberhasilan ini juga membuka jalan bagi Majapahit untuk menjadi imperium terbesar di Asia Tenggara.

×