-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Komparasi Motor Touring 250cc 2026: QJ Motor Tourino 250 DX, Suzuki V-Strom 250 SX, atau Kawasaki Versys-X 250?

Juni 29, 2026 Last Updated 2026-06-29T08:00:41Z



Komparasi Motor Touring 250cc 2026: QJ Motor Tourino 250 DX, Suzuki V-Strom 250 SX, atau Kawasaki Versys-X 250?


Bataranews– Persaingan motor touring 250cc di Indonesia semakin menarik dengan hadirnya tiga pilihan yang menawarkan karakter berbeda, yakni QJ Motor Tourino 250 DX, Suzuki V-Strom 250 SX, dan Kawasaki Versys-X 250. Ketiganya dirancang untuk menemani perjalanan jarak jauh, baik di jalan raya maupun medan yang lebih menantang.


Masing-masing motor memiliki keunggulan dari sisi desain, performa mesin, fitur, hingga harga. Berikut perbandingannya.


Desain dan Kenyamanan Berkendara


Kawasaki Versys-X 250 mempertahankan ciri khas motor adventure dengan velg jari-jari berukuran 19 inci di depan dan 17 inci di belakang. Posisi duduk tegak serta jok yang ramping membuat motor ini nyaman digunakan saat touring maupun melintasi jalan yang kurang mulus.


Suzuki V-Strom 250 SX tampil lebih modern dengan perpaduan desain sport dan trail. Motor ini menggunakan lampu LED serta jok bertingkat yang memberikan kenyamanan bagi pengendara maupun pembonceng.


Sementara itu, QJ Motor Tourino 250 DX memiliki ground clearance tertinggi di kelasnya, mencapai 225 mm. Dengan bobot sekitar 152 kg, Tourino juga menjadi motor paling ringan dibandingkan Versys-X 250 dan V-Strom 250 SX, sehingga lebih mudah dikendalikan saat melintasi jalur sempit maupun off-road ringan.


Performa Mesin Jadi Pembeda


Kawasaki Versys-X 250 menjadi satu-satunya motor di kelas ini yang mengusung mesin dua silinder 249 cc berpendingin cairan. Karakter tenaganya halus dan sangat nyaman digunakan untuk perjalanan jauh dengan kecepatan tinggi.


Suzuki V-Strom 250 SX mengandalkan mesin satu silinder 249 cc SOHC dengan teknologi pendingin oli. Mesin ini dikenal efisien, mudah dirawat, dan tetap bertenaga untuk penggunaan harian maupun touring.


Di sisi lain, QJ Motor Tourino 250 DX dibekali mesin satu silinder 249 cc DOHC berpendingin cairan yang menghasilkan tenaga sekitar 19 kW dan torsi maksimum 21 Nm. Motor ini juga menggunakan suspensi depan upside-down (USD) serta ban dual purpose tubeless yang mendukung kemampuan melibas berbagai jenis medan.


Fitur dan Harga


QJ Motor Tourino 250 DX hadir dengan perlengkapan touring yang cukup lengkap sejak keluar dari pabrik. Motor ini sudah dilengkapi handguard, crash bar, serta bracket box sehingga tidak memerlukan banyak aksesori tambahan.


Suzuki V-Strom 250 SX menawarkan sejumlah fitur praktis seperti USB charger, knuckle cover, dan pelindung bawah mesin yang cocok untuk pengendara jarak jauh.


Sementara Kawasaki Versys-X 250 menyediakan pilihan aksesori resmi seperti engine guard dan pannier berkapasitas 17 liter dengan sistem kunci terintegrasi.


Dari sisi harga, QJ Motor Tourino 250 DX menjadi pilihan paling terjangkau dengan banderol sekitar Rp51,99 juta OTR Jakarta. Suzuki V-Strom 250 SX berada di kisaran Rp60,85 juta, sedangkan Kawasaki Versys-X 250 menjadi yang termahal dengan harga mulai Rp73,7 juta.


Mana yang Layak Dipilih?


Jika mencari motor touring dengan harga paling kompetitif dan fitur bawaan lengkap, QJ Motor Tourino 250 DX menjadi pilihan menarik.


Bagi yang mengutamakan efisiensi bahan bakar, kenyamanan harian, serta jaringan purna jual yang luas, Suzuki V-Strom 250 SX layak dipertimbangkan.


Sementara itu, Kawasaki Versys-X 250 tetap menjadi opsi terbaik bagi pengendara yang menginginkan performa mesin dua silinder dan kenyamanan maksimal untuk perjalanan jarak jauh, meski harus menyiapkan anggaran lebih besar.


Kesimpulan


Ketiga motor touring 250cc ini memiliki keunggulan masing-masing. QJ Motor Tourino 250 DX unggul dari sisi harga dan fitur, Suzuki V-Strom 250 SX menawarkan keseimbangan antara performa dan efisiensi, sedangkan Kawasaki Versys-X 250 menjadi pilihan premium berkat mesin dua silinder yang bertenaga. Pilihan terbaik tentu bergantung pada kebutuhan, gaya berkendara, dan anggaran yang dimiliki.