Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Kereta Hyperloop China Cetak Rekor, Melaju Lebih dari 623 Km per Jam

Februari 14, 2024 Last Updated 2024-02-14T07:57:00Z


China kembali melahirkan inovasi baru lewat kendaraan super cepat. Kali ini kereta maglev yang sedang mereka bangun berhasil memecahkan rekor kendaraan darat tercepat yang dapat melaju lebih dari 623 kilometer per jam.


Proyek ini dijalankan oleh China Aerospace Sciences and Industry Corporation (CASIC), sebuah perusahaan kedirgantaraan milik negara yang membuat berbagai macam teknologi transportasi mulai dari roket, rudal, satelit, hingga pesawat ruang angkasa.


Pada 2023, kereta Hyperloop China mencatat rekor melaju dengan kecepatan 623 kilometer per jam dalam uji coba non-vakum. Dilansir South China Morning Post, dalam uji coba baru kali ini, CASIC mengklaim hyperloop-nya telah melampaui rekor sebelumnya, kendati kecepatan pastinya masih dirahasiakan.


Terlebih lagi, pengujian kali ini dilakukan dalam tabung vakum, membuktikan teknologi maglev berfungsi dengan baik. Sistem kereta api canggih ini memecahkan rekor pada jalur uji skala penuh sepanjang 2 kilometer di kota Datong, provinsi Shanxi, China utara.


Hyperloop sendiri mengandalkan teknologi maglev, di mana kereta melaju berkat dorongan magnet, melayang di atas rel sehingga mengurangi gesekan. Agar laju kereta lebih cepat, kendaraan tersebut berjalan melalui tabung vakum yang dirancang khusus untuk mengurangi hambatan udara. Teknologi ini mampu membuat Hyperloop melaju dengan sangat cepat.


Bagaimanapun, CASIC telah melahirkan berbagai teknologi transportasi yang luar biasa bagi China. Sebelumnya, CASIC telah menyatakan minatnya untuk menciptakan kereta super cepat yang bisa melaju dengan kecepatan maksimum 1.000 kilometer per jam. Bahkan mereka juga memiliki mimpi untuk menciptakan teknologi yang bisa melaju secepat 4.000 kilometer per jam.


Meski kereta maglev dapat melaju super cepat, namun untuk membangun transportasi ini biayanya sangat mahal. Mereka juga menggunakan energi dalam jumlah besar dan memerlukan infrastruktur khusus yang sulit diintegrasikan ke dalam transportasi yang ada sekarang.


Faktanya, China bukan satu-satunya negara yang sedang menciptakan kereta hyperloop. Di luar China, Hyperloop One, perusahaan di balik sistem transportasi futuristik yang pernah dielu-elukan Elon Musk, justru tutup akhir tahun lalu.


Namun, impian teknologi hyperloop jelas belum mati. Ada pembicaraan tentang sistem hyperloop komersial di Italia, yang menghubungkan Venesia-Mestre dan Padua dalam waktu kurang dari 15 menit.


Negara mana dan kapan kereta hyperloop ini akan benar-benar bisa dinikmati publik? Semuanya akan bergantung pada siapa yang paling berani mengeluarkan biaya untuk membangunnya.

×