Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tata Cara Sholat Hajat Lengkap Dengan Niat dan Doanya

April 23, 2024 Last Updated 2024-04-23T08:32:56Z


Sholat hajat merupakan satu di antara ibadah sholat sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan ketika Anda punya hajat atau keinginan.


Sholat hajat ini dikerjakan seseorang untuk memohon agar Allah SWT mengabulkan hajat atau keinginannya tersebut.


Cara melaksanakannya sama seperti sholat sunnah dua rakaat pada umumnya.


Secara umum, perbedaannya terletak pada niat.


Tata Cara


Berikut ini tata cara sholat hajat :


1. Niat sholat hajat


Sholat hajat bisa dikerjakan 2 atau 4 rakaat.


Seperti shalat pada umumnya, shalat hajat wajib didahului niat.


Berikut adalah bacaan niat sholat hajat 2 rakaat:


اُصَلِّى سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى


Ushollii sunnatal haajati rok'aataini lillahi ta'ala.


Artinya: "Aku berniat sholat hajat sunnah hajat dua raka'at karena Allah Ta'ala."


Sedangkan untuk niat sholat hajat 4 rakaat adalah sebagai berikut:


Ushalli sunnatal haajati arba'a rok'ayaini lillahi ta'aalaa


2. Takbiratul ihram


اللهُ أكْبَرُ


Bacaan latin: Allahu Akbar


Artinya: "Allah Maha Besar."


3. Membaca doa iftitah


اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ .


“Allaahu akbaru Kabiraa Walhamdulillaahi Katsiiraa, Wa Subhaanallaahi Bukratan Wa’ashiilaa, Innii Wajjahtu Wajhiya Lilladzii Fatharas Samaawaati Wal Ardha Haniifan Musliman Wamaa Anaa Minal Musyrikiin. Inna Shalaatii Wa Nusukii Wa Mahyaaya Wa Mamaatii Lillaahi Rabbil ‘Aalamiina. Laa Syariikalahu Wa Bidzaalika Umirtu Wa Ana Minal Muslimiin.”


Artinya: “Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang. Sesungguhnya aku hadapkan wajahku kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan atau dalam keadaan tunduk, dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang menyekutukan-Nya. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Semesta Alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim (Orang-orang yang berserah diri).”


4. Membaca surah Al Fatihah dan satu surah Al-Qur'an


5. Rukuk


سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ


Bacaan latin: Subhaana robbiyal 'adziimi wabihamdih (3 kali)


Artinya: "Maha suci Tuhan yang Maha Agung serta memujilah aku kepadaNya."


6. I'tidal


سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ


Bacaan latin: Sami'allaahu liman hamidah


Artinya: "Allah maha mendengar terhadap orang yang memujinya."


Setelah berdiri tegak, dilanjutkan dengan bacaan:


رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ ، حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ


Bacaan latin: Robbanaa lakal hamdu mil us samawaati wamil ul ardhi wamil u maa syi'ta min syain ba'du.


Artinya: "Ya Allah Tuhan kami, bagimu segala puji sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh sesuatu yang Engkau kehendaki sesudah itu."


7. Sujud


سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ


Bacaan latin: Sub haana robbiyal a'la wabihamdih (3 kali)


Artinya: "Maha Suci Tuhan yang Maha Tinggi serta memujilah aku kepadanya."


8. Duduk di antara dua sujud


رَبِّ اغْفِرْ لِى وَارْحَمْنِى وَاجْبُرْنِى وَارْزُقْنِى وَارْفَعْنِى


Bacaan latin: Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa'aafinii wa'fu 'annii.


Artinya: "Ya Allah ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku, cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajatku, berilah rizki kepadaku, berilah aku petunjuk, berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku."


9. Sujud kedua


10. Bangkit dan lakukan gerakan rakaat kedua seperti rakaat pertama


11. Duduk tasyahud akhir


- Bacaan tasyahud awal


التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِاَ . للَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ


Bacaan latin: Attahiyyaatul mubaarokaatush sholawaatuth thoyyibaatu lillaah. Assalaamu 'alaika ayyuhan nabiyyu wa rohmatullahi wa barokaatuh. Assalaaamu'alainaa wa 'alaa 'ibaadillaahish shoolihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rosuulullah. Allahumma sholli 'alaa Muhammad.


Artinya: "Segala penghormatan, keberkahan, salawat dan kebaikan hanya bagi Allah. Semoga salam sejahtera selalu tercurahkan kepadamu wahai nabi, demikian pula rahmat Allah dan berkah-Nya dan semoga salam sejahtera selalu tercurah kepada kami dan hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad."


- Bacaan tasyahud akhir


اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللَّهُمَّ باَرِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ


Bacaan latin: Allahumma sholli 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad kamaa shollaita 'alaa Ibroohim wa 'alaa aali Ibroohimm innaka hamiidum majiid. Alloohumma baarik 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad kamaa baarokta 'alaa Ibroohim wa 'alaa aali Ibroohimm innaka hamiidum majiid.


Artinya: "Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana engkau telah memberikan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya engkau maha terpuji lagi maha mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad sebagaimana engkau telah memberikan keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya engkau maha terpuji lagi maha mulia."


13. Salam


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ


Bacaan latin: Assalaamu alaikum wa rahmatullah


Artinya: "Semoga keselamatan dan rahmat Allah dilimpahkan kepadamu."


Doa Supaya Hajat Bisa Berjalan Lancar


Ketika menghadapi hajat atau keinginan, Nabi Muhammad SAW menunaikan sholat hajat dan membaca doa berikut:


اللهم انى اسألك واتوجه اليك بمحمد نبي الرحمة يا محمد انى قد توجهت بك الى ربى فى حاجتى هذه لتقضى. اللهم فشفعه في


"Allahumma ini as'aluka wa atawajjahu ilaika bi muhammadin nabiyyir rahmah, ya Muhammadu inni qad tawajjahtu bika ila Rabbi fi hajati hazdihi litaqdhi. Allahumma fa syaffi'hu fiyya."


Artinya: "Ya Allah, aku bermohon kepada Engkau, dan aku menghadap kepada Engkau dengan Muhammad Nabiyyir Rahmah, agar hajatku ini dikabulkan."


Keutamaan


Dikutip dari Gramedia, berikut ini keutamaan sholat hajat


1. Doa Mudah Dikabulkan


Melalui sholat hajat, doa-doa yang dipanjatkan akan dimudahkan untuk dikabulkan. Shalat hajat menjadi salah satu ibadah yang khusus meminta pada Allah agar keinginan dikabulkan. Seorang Muslim yang memiliki kepentingan disarankan untuk mendirikan Shalat hajat.


2. Mendekatkan Diri kepada Allah SWT


Banyak cara untuk mendekatkan diri pada Allah. Salah ssatunya, yakni melalui Shalat hajat.


Ketika seorang hamba sedang dirundung masalah maka berserah diri kepada Allah menjadi salah satu ikhtiar yang bisa dilakukan.


Melalui sholat hajat, seorang hamba yang sedang kesulitan akan didekatkan pada Allah SWT.


3. Memperoleh Pahala dari Allah SWT


Dengan mendirikan Shalat hajat maka manusia akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.


Shalat sunah menjadi salah satu bentuk ibadah yang menjanjikan banyak pahala.


4. Menumbuhkan Rasa Ikhlas


Rasa ikhlas menjadi penting dimiliki oleh setiap Muslim.


Melalui Shalat hajat, manusia bisa menerima apapun yang ditakdirkan oleh Allah SWT.


Saat dalam keadaan susah, seorang Muslim dianjurkan untuk bersikap sabar dan ikhlas. Shalat hajat menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan rasa ikhlas.


5. Rasa Tawakal yang Lebih Kuat


Shalat hajat mampu membuat seseorang lebih tawakal pada Allah.


Hal ini disebabkan karena melalui Shalat hajat, seseorang akan merasa bahwa hanya Allah, satu-satunya yang dapat memberikan apa yang dibutuhkan.


Doa yang dipanjatkan ketika Shalat hajat menunjukkan bahwa seorang hamba membutuhkan Allah. Hal ini menunjukkan bentuk pasrah diri kepada Allah.


6. Berserah Diri pada Allah


Kepasrahan seorang Muslim menjadi hal yang disukai oleh Allah SWT. Manusia tidak memiliki arti atau bukan apa-apa tanpa Allah SWT.


Ketika seorang hamba semakin cepat menyadari tidak bisa hidup tanpa bantuan Allah maka akan semakin mudah baginya untuk meminta bantuan-Nya.


Allah tetap membantu hamba meskipun memiliki banyak dosa dalam diri.


7. Dapat Mengendalikan Kebutuhan


Shalat hajat memberikan ketenangan pada hati. Hal ini dapat membuat seseorang akan bisa mengendalikan keinginan dan kebutuhannya.


Melalui Shalat hajat pula, seorang Muslim akan belajar bagaimana cara mensyukuri apa yang dimilikinya.


8. Motivasi untuk Lebih Giat


Shalat hajat dapat membuat seseorang menjadi lebihh rajin.


Shalat hajat memberikan keyakinan pada diri seseorang bahwa segala impian atau harapannya akan terwujud selama terus berusaha atay berikhtiar.

×