Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Elon Musk Sebut AI Bakal Ambil Alih Semua Pekerjaan Manusia

Mei 25, 2024 Last Updated 2024-05-25T01:45:38Z

 


Elon Musk mengatakan kecerdasan buatan akan mengambil alih semua pekerjaan. Namun, menurut dia hal itu tidak selalu berarti buruk.


"Mungkin tidak ada di antara kita yang akan memiliki pekerjaan,” kata dia, dikutip dari CNN, Jumat (23/5/2024).


Elon Musk memberi gambaran, di masa depan pekerjaan akan menjadi semacam pilihan.


"Jika ingin melakukan pekerjaan yang mirip dengan hobi, Anda bisa melakukan suatu pekerjaan. Namun sebaliknya, AI dan robot akan menyediakan barang dan jasa apa pun yang diinginkan,” terang dia.


Elon Musk menjelaskan, agar skenario tersebut berhasil, masyarakat perlu mencapai penghasilan tinggi universal.


"Tidak akan ada kekurangan barang atau jasa," imbuh dia.


Kemampuan AI telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini membuat regulator, perusahaan, dan konsumen masih memikirkan cara menggunakan teknologi tersebut secara bertanggung jawab.


Kekhawatiran juga terus meningkat mengenai kemungkinan industri dan pekerjaan akan berubah seiring dengan berkembangnya artificial intelligence (AI) di pasar.


Peneliti di Lab Ilmu Komputer dan Kecerdasan Buatan MIT menemukan, tempat kerja mengadopsi AI jauh lebih lambat dari perkiraan dan ketakutan beberapa pihak.


Di sisi lain, para ahli percaya pekerjaan yang memerlukan kecerdasan emosional dan interaksi manusia yang tinggi tidak akan tergantikan oleh AI. Jenis pekerjaan tersebut misalnya adalah profesi yang berkaitan dengan kesehatan mental, pekerja kreatif, dan guru.


Elon Musk beberapa kali secara terang-terangan menyuarakan keprihatinannya terhadap kecerdasan buatan. Ia bahkan menyebut, teknologi adalah ketakutan terbesarnya.


Seiring dengan itu, ia juga mempertanyakan, apakah masyarakat akan memiliki kepuasan emosional ketika di masa depan, semua manusia tidak memiliki pekerjaan.


"Pertanyaannya, ketika komputer dan robot dapat melakukan segalanya lebih baik dari manusia, apakah hidup memiliki makna? Saya pikir mungkin masih ada peran manusia dalam hal ini, sehingga dapat memberi arti pada AI," ucap dia.

×