Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Umur Baterai Mobil Listrik Ternyata Bisa Sangat Panjang, Chery Solo Ungkap Fakta Mengejutkan!

November 29, 2025 Last Updated 2025-11-29T13:17:17Z



Baterai merupakan komponen paling mahal pada mobil listrik, bahkan biaya penggantiannya dapat mencapai setengah dari harga kendaraan. Tak heran jika banyak calon pengguna masih merasa khawatir soal usia pakai dan keawetannya.


Namun, sejumlah data dari Chery Solo serta penjelasan akademisi membuktikan bahwa baterai mobil listrik justru memiliki ketahanan yang jauh lebih baik dari anggapan umum.


Garansi Baterai Kini Makin Panjang, Bahkan Ada yang Seumur Hidup


Service Advisor Chery Solo, Wahyu Tri, mengatakan bahwa pabrikan kini memberikan garansi baterai yang sangat panjang. Beberapa model mendapat jaminan hingga 8 tahun, bahkan ada yang menawarkan garansi seumur hidup bagi pemilik pertama.


“Ini menandakan bahwa usia pakai baterai bisa sangat panjang, tak seperti yang ditakutkan kebanyakan orang,” ujar Wahyu, Kamis (27/11/2025).


Penurunan Kesehatan Baterai Sangat Minim


Sales Consultant Chery Solo, Rasyid, menuturkan bahwa kondisi baterai dapat dipantau melalui alat khusus di bengkel resmi. Berdasarkan temuan lapangan, penurunan kesehatannya tergolong rendah.


Salah satu contohnya datang dari pengguna Chery J6. Setelah satu tahun pemakaian yang cukup ekstrem—rutin perjalanan luar kota dan sering memakai fast charging—penurunan kesehatan baterainya hanya sekitar 2 persen.


“Kalau pakai wall charger di rumah, tentu bisa lebih awet,” kata Rasyid.


Pola Pengisian Memengaruhi Keawetan Baterai


Dosen Teknik Mesin UGM, Jayan Sentanuhady, menegaskan bahwa kebiasaan pengecasan sangat memengaruhi usia baterai.


Untuk menjaga baterai tetap sehat, konsumen disarankan mengisi daya menggunakan arus kecil (slow charging) dan hanya menggunakan fast charging saat benar-benar diperlukan, seperti di tol atau perjalanan luar kota.


“Baterai tak suka panas. Jika sering dicas dengan ampere besar, suhunya cepat naik dan lebih cepat rusak,” jelas Jayan.


Selain itu, setiap baterai memiliki batas maksimal arus pengisian. Melebihi batas tersebut berpotensi merusak sel baterai dan menurunkan kesehatannya lebih cepat.


Usia Baterai Diukur dari Siklus, Bukan Tahun Pemakaian


Menurut Jayan, tidak ada “masa kadaluarsa” baterai berdasarkan jumlah tahun. Umur baterai lebih tepat dihitung berdasarkan jumlah siklus pengisian—yakni satu kali pengisian penuh dari kondisi rendah hingga 100 persen.


Secara umum, baterai mobil listrik memiliki ketahanan sekitar 5.000 siklus. Jika pengguna melakukan pengisian secara efisien, baterai dapat bertahan sangat lama sebelum mengalami degradasi signifikan.


Agar siklus tidak cepat habis, pengguna disarankan mengisi baterai ketika kapasitasnya sudah berada pada kisaran 10–20 persen. Tujuannya agar pengisian tidak terlalu sering dan umur baterai lebih panjang.


Kesimpulan


Berdasarkan data Chery Solo dan analisa ahli UGM, baterai mobil listrik modern terbukti:


Memiliki garansi panjang hingga seumur hidup


Penurunan kesehatan baterai sangat kecil


Lebih awet dengan kebiasaan charging yang tepat


Usia pakai mencapai ribuan siklus


Dengan perawatan yang baik, baterai mobil listrik bukanlah komponen yang mudah rusak seperti banyak orang khawatirkan. Bahkan, usianya dapat jauh melampaui ekspektasi pengguna.

×