-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Fungsi Ginjal dan Daftar Makanan yang Buruk untuk Kesehatan Ginjal

Januari 27, 2026 Last Updated 2026-01-27T08:16:56Z



Ginjal adalah organ vital berbentuk seperti kacang yang terletak di kedua sisi tulang belakang, tepat di bawah tulang rusuk. Meski berukuran relatif kecil, ginjal memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.


Setiap hari, ginjal bekerja sebagai filter alami tubuh dengan menyaring sekitar 50–60 liter darah untuk membuang limbah metabolisme, racun, serta kelebihan cairan melalui urine.


Fungsi Utama Ginjal


Kinerja ginjal mencakup berbagai fungsi penting, antara lain:


Menyaring darah, membuang zat sisa metabolisme dan racun


Mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit, seperti natrium, kalium, dan kalsium


Mengendalikan tekanan darah melalui hormon renin


Membantu pembentukan sel darah merah lewat hormon eritropoietin


Menjaga keseimbangan asam-basa (pH) tubuh


Jika fungsi ginjal terganggu, zat sisa metabolisme dapat menumpuk dalam tubuh dan memicu berbagai penyakit serius, seperti hipertensi, anemia, hingga gagal ginjal.


🍔 Makanan dan Minuman yang Buruk untuk Ginjal


Berikut sejumlah makanan dan minuman yang dapat memperberat kerja ginjal jika dikonsumsi berlebihan:


1. Makanan Tinggi Garam


Contoh: makanan cepat saji, keripik, mi instan, makanan kalengan.

Efek: meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan retensi cairan, sehingga ginjal bekerja lebih keras.


2. Protein Hewani Berlebihan


Contoh: daging merah, jeroan, olahan daging berlemak.

Efek: metabolisme protein menghasilkan urea yang harus disaring ginjal, sehingga dapat membebani fungsinya.


3. Makanan Tinggi Fosfor dan Kalium


Contoh: kacang-kacangan, cokelat, produk susu tinggi lemak, pisang, alpukat.

Efek: jika fungsi ginjal menurun, kelebihan fosfor dan kalium bisa menumpuk dalam darah dan berbahaya.


4. Makanan Olahan dan Berpengawet


Contoh: sosis, nugget, makanan beku siap saji.

Efek: mengandung garam, zat aditif, dan bahan kimia yang memperberat kerja ginjal.


5. Minuman Bersoda dan Berpemanis


Contoh: soda, minuman energi, teh kemasan manis.

Efek: tinggi gula dan fosfat yang dapat merusak ginjal serta meningkatkan risiko diabetes.


6. Minuman Beralkohol


Efek: menyebabkan dehidrasi, meningkatkan tekanan darah, dan dalam jangka panjang merusak jaringan ginjal.


7. Konsumsi Kafein Berlebihan


Contoh: kopi berlebihan, minuman energi, teh pekat.

Efek: dapat meningkatkan tekanan darah dan memberi beban ekstra pada ginjal.


🩺 Kesimpulan


Menjaga kesehatan ginjal dapat dimulai dari pola makan yang seimbang, membatasi asupan garam, gula, serta makanan olahan, dan mencukupi kebutuhan cairan harian. Dengan menjaga ginjal tetap sehat, tubuh dapat berfungsi optimal dan terhindar dari berbagai penyakit kronis.

×