-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Polisi Pastikan Es Gabus di Kemayoran Aman, Tidak Mengandung Spons atau Zat Berbahaya

Januari 26, 2026 Last Updated 2026-01-26T04:54:59Z



Polisi mengungkap hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel es kue dan es gabus milik seorang pedagang bernama Suderajat (49) yang berjualan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Hasilnya, seluruh sampel makanan dinyatakan aman dan layak dikonsumsi.


Pemeriksaan dilakukan oleh Tim Dokter Kesehatan (DOKKES) dan Dokter Kepolisian (DOKPOL) Polda Metro Jaya. Untuk memastikan hasil yang akurat dan ilmiah, sampel makanan juga dikirim ke Dinas Kesehatan serta Laboratorium Forensik Polri.


Selain uji laboratorium, penyelidikan turut menelusuri lokasi pembuatan es di wilayah Depok. Dari seluruh rangkaian pemeriksaan tersebut, polisi memastikan tidak ditemukan penggunaan bahan berbahaya maupun material spons PU Foam seperti isu yang sempat viral di media sosial.


“Hasil pemeriksaan jelas, tidak ada bahan berbahaya atau material spons PU Foam dalam es yang dijual,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (25/1/2026).


Kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang masuk melalui Call Center 110 pada Sabtu (24/1/2026). Laporan tersebut disampaikan oleh M. Arief Fadillah (43), warga Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, yang mencurigai adanya penjualan es berbahan spons.


Menindaklanjuti laporan itu, tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Kemayoran mendatangi lokasi pedagang di RT 010 RW 005, Kelurahan Utan Panjang, sekitar pukul 14.30 WIB. Seluruh barang dagangan milik Suderajat diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.


Barang yang diperiksa meliputi es kue, es gabus, agar-agar, coklat meses, serta sisa kue yang sebelumnya telah dibeli oleh saksi pelapor.


“Barang dagangan milik pedagang kami amankan untuk diuji lebih lanjut, karena keselamatan masyarakat adalah prioritas,” kata Roby.


Setelah seluruh hasil pemeriksaan laboratorium menyatakan makanan tersebut aman dikonsumsi, Suderajat dipulangkan. Polisi juga memberikan penggantian atas barang dagangan yang sempat diamankan selama proses penyelidikan.


Dalam kesempatan itu, Roby mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang berpotensi menimbulkan keresahan.


“Isu seperti ini cepat viral di media sosial, padahal belum tentu benar. Kami minta masyarakat untuk memeriksa kebenaran informasi terlebih dahulu. Jika menemukan dugaan pelanggaran, segera laporkan melalui Call Center 110 agar dapat ditangani dengan tepat,” ujarnya.

×