Tragedi longsor yang terjadi di Kampung Pasirkuning, Desa Pairlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, meninggalkan duka mendalam. Sebuah rumah dilaporkan runtuh tertimpa longsor pada Sabtu (24/1/2026), dan di dalamnya ditemukan tiga jenazah satu keluarga pada Minggu (25/1/2026).
Ketiga korban merupakan pasangan suami istri, Ujang Koswara (41) dan Ai Sumarni (36), serta anak mereka, Nina Haerunisa (16). Ketiganya ditemukan dalam kondisi saling berpelukan di dalam rumah yang telah ambruk tertimbun material longsor.
Tangis pecah saat kabar tersebut sampai ke telinga Ai (47), kakak dari Ujang Koswara. Ia menyaksikan langsung proses evakuasi jenazah adiknya bersama istri dan keponakannya oleh Tim SAR gabungan.
“Awalnya saya dapat kabar kalau ada longsor di Kampung Pasirkuning. Saya langsung ingat adik saya tinggal di sana,” ujar Ai dengan suara bergetar.
Kekhawatiran Ai semakin menguat ketika sejak pukul 05.00 WIB ia tak kunjung mendapat kabar dari sang adik. Upaya menghubungi melalui telepon tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya ia memutuskan mendatangi lokasi kejadian.
Sesampainya di sana, Ai mendapati rumah adiknya telah roboh dan tertimbun tanah. Rumah tersebut berada di dekat mahkota longsor, di bagian paling atas permukiman warga.
“Bangunannya tidak bergeser seperti rumah-rumah lain. Dari situ saya merasa adik saya masih ada di dalam,” tutur Ai.
Pada hari pertama pencarian, keluarga korban belum memiliki peralatan yang memadai untuk menyingkirkan material longsor. Proses pencarian kemudian dilanjutkan pada hari kedua dengan bantuan Tim SAR gabungan.
Petunjuk awal keberadaan korban ditemukan berupa sebuah tas yang tertimbun tanah. Penggalian pun dilanjutkan secara manual hingga akhirnya ketiga korban ditemukan.
“Pas digali lebih dalam, mereka ketemu dalam keadaan berpelukan,” kata Ai.
Meski diliputi duka mendalam, Ai mengaku bersyukur karena keluarganya akhirnya ditemukan setelah sempat tertimbun tanpa kepastian. Ketiga jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke Posko DVI untuk proses identifikasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra mengatakan, berdasarkan laporan warga, terdapat sembilan keluarga yang diduga tertimbun longsor di lokasi tersebut.
“Dari Tim SAR gabungan ditemukan tiga jenazah, yakni kepala keluarga, istri, dan satu anaknya. Ditemukan dalam satu rumah dengan kondisi berangkulan,” ujar Hendra.
Ia menambahkan, identitas kedua orang tua telah dipastikan dan jenazah yang sudah teridentifikasi langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

