Kanker paru-paru stadium 2 sering disebut sebagai “penyamar” karena gejalanya mirip gangguan pernapasan biasa. Pada tahap ini, tumor sudah mulai membesar dan bisa menyebar ke kelenjar getah bening terdekat, tetapi tanda-tandanya kerap dianggap sepele.
Berikut tujuh gejala yang perlu diwaspadai:
1. Batuk Kronis Tak Kunjung Sembuh
Batuk yang berlangsung lebih dari tiga minggu dan tidak membaik meski sudah minum obat patut dicurigai. Perubahan pola batuk, dari kering menjadi berdahak atau terasa lebih menyakitkan, bisa menjadi tanda iritasi akibat pertumbuhan tumor.
2. Batuk Berdarah atau Dahak Berwarna Karat
Adanya bercak darah, meski sedikit, adalah tanda serius. Warna bisa merah segar atau kecokelatan seperti karat. Kondisi ini membutuhkan pemeriksaan medis segera seperti rontgen atau CT scan.
3. Sesak Napas Saat Aktivitas Ringan
Jika mudah terengah-engah saat berjalan santai atau naik tangga, bisa jadi kapasitas paru-paru mulai terganggu akibat sumbatan atau penumpukan cairan di sekitar paru.
4. Nyeri Dada Menjalar ke Bahu atau Punggung
Rasa nyeri yang tajam saat menarik napas, batuk, atau tertawa bisa terjadi karena tumor menekan saraf atau dinding dada. Nyeri yang menetap dan tak membaik perlu diperiksa lebih lanjut.
5. Suara Serak Berkepanjangan
Suara serak tanpa gejala flu atau radang yang bertahan lebih dari dua minggu bisa terjadi akibat tekanan tumor pada saraf pita suara.
6. Infeksi Pernapasan yang Sering Kambuh
Bronkitis atau pneumonia yang berulang bisa menjadi tanda adanya sumbatan di saluran napas sehingga lendir dan bakteri mudah berkembang.
7. Penurunan Berat Badan Drastis dan Kelelahan Ekstrem
Turunnya berat badan tanpa sebab jelas serta rasa lelah berlebihan bisa menjadi gejala sistemik kanker. Sel kanker menyerap banyak energi tubuh sehingga menyebabkan tubuh terasa lemas terus-menerus.
Pentingnya Deteksi Dini
Menurut World Health Organization, kanker paru merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi akibat kanker di dunia. Deteksi dini sangat menentukan keberhasilan pengobatan, terutama pada stadium awal hingga menengah.
Jika mengalami gejala yang tidak membaik dalam dua minggu, segera konsultasikan ke dokter spesialis paru. Pemeriksaan seperti rontgen dada, CT scan, atau tes lanjutan dapat membantu memastikan diagnosis lebih cepat.
Menjaga kesehatan paru-paru, menghindari rokok dan paparan polusi, serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan adalah langkah penting untuk pencegahan.

