Pola makan sangat berpengaruh terhadap fungsi ginjal. Menurut Healthline, penderita penyakit ginjal perlu membatasi asupan fosfor, kalium, dan natrium karena dapat menumpuk dalam darah dan memperberat kerja ginjal.
Berikut daftar makanan yang sebaiknya dibatasi atau dihindari:
Roti gandum utuh
Mengandung kalium dan fosfor lebih tinggi dibanding roti putih. Mineral berlebih bisa melemahkan tulang dan memicu gangguan jantung.
Beras merah
Lebih tinggi kalium dan fosfor dibanding nasi putih. Konsumsi berlebihan dapat memperparah gangguan ginjal.
Alpukat
Satu buah mengandung hampir 700 mg kalium. Kelebihan kalium bisa memicu gangguan irama jantung.
Pisang
Mengandung sekitar 422 mg kalium per buah. Pada penderita ginjal, kadar kalium tinggi bisa berbahaya.
Tomat dan saus tomat
Satu cangkir saus tomat bisa mengandung lebih dari 700 mg kalium.
Aprikot dan aprikot kering
Versi kering sangat tinggi kalium (lebih dari 1.500 mg per cangkir).
Kentang dan ubi
Termasuk makanan tinggi kalium meski sudah direbus atau direndam.
Sayuran hijau gelap (bayam, daun bit, swiss chard)
Tinggi kalium dan oksalat, bisa meningkatkan risiko batu ginjal.
Buah kering (kurma, kismis, prune)
Proses pengeringan membuat kandungan kalium sangat pekat.
Keripik, pretzel, dan cracker
Tinggi natrium yang dapat meningkatkan tekanan darah dan memperburuk kerusakan ginjal.
Penderita penyakit ginjal disarankan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk menentukan pola makan yang sesuai kondisi masing-masing.

