Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Timnas Bulgaria dengan skor 0-1 pada laga final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3) malam.
Meski kalah, pelatih John Herdman memberikan pujian khusus kepada Calvin Verdonk yang tampil impresif sepanjang pertandingan.
Herdman menilai Verdonk sebagai pemain yang komplet. Ia tidak hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga mampu membantu serangan dan mengatur tempo permainan.
“Penampilannya luar biasa. Dia pemain yang komplet, punya kecerdasan taktik, kecepatan, stamina, dan visi umpan yang baik,” ujar Herdman.
🔄 Main di Banyak Posisi
Dalam laga tersebut, Verdonk memainkan dua peran sekaligus:
Gelandang bertahan
Gelandang serang (nomor 10)
Peran gelandang ini mulai ia jalani sejak era Patrick Kluivert, berbeda dengan era Shin Tae-yong yang lebih sering menempatkannya sebagai bek.
Herdman bahkan menilai Verdonk bisa jadi kunci masa depan tim dalam mengontrol lini tengah.
“Dia akan menjadi bagian besar dalam mengatur tempo permainan tim ini,” tambahnya.
💬 Siap Main di Posisi Apa Saja
Verdonk sendiri mengaku tidak masalah dimainkan di posisi mana pun.
“Saya akan bermain di posisi apa pun yang pelatih mau, itu tidak masalah,” ujarnya.
Saat ini, Verdonk juga bermain untuk klub Prancis, Lille OSC, dan tampil cukup konsisten musim ini.
📊 Kesimpulan
Walau gagal juara, ada hal positif:
Performa pemain semakin berkembang
Verdonk jadi salah satu pemain penting
Tim menunjukkan potensi ke depan

