-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Netanyahu Ancam Kejar Pimpinan IRGC Usai Serangan Rudal Iran Hantam Israel

Maret 24, 2026 Last Updated 2026-03-24T01:21:38Z



Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan akan memburu pimpinan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), menyusul serangan rudal Iran yang menghantam wilayah selatan Israel.


Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu saat meninjau langsung lokasi kerusakan di Arad pada Sabtu (21/3). Ia menegaskan bahwa target Israel tidak hanya fasilitas militer, tetapi juga para pemimpin IRGC.


“Kami mengejar rezim. Kami mengejar IRGC, geng kriminal ini,” ujar Netanyahu, dikutip dari AFP, Senin (23/3).


“Kami akan mengejar mereka secara pribadi, para pemimpin mereka, instalasi mereka, hingga aset ekonomi mereka,” tegasnya.


Serangan rudal Iran tidak hanya menghantam Arad, tetapi juga Dimona, kota yang diyakini menjadi lokasi fasilitas nuklir Israel yang tidak diumumkan secara resmi. Wilayah yang berada di Gurun Negev tersebut dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah akibat serangan langsung.


Netanyahu juga mengunjungi Dimona dan mengingatkan warga untuk selalu mematuhi instruksi militer, terutama saat sirene peringatan serangan berbunyi.


“Seluruh negara adalah garis depan. Ketika kita berada di garis depan, kita harus menjalankan perintah ini,” ujarnya.


Situasi ini semakin meningkatkan ketegangan antara Israel dan Iran, yang sebelumnya memang telah lama terlibat dalam konflik tidak langsung di kawasan Timur Tengah.


Pengamat menilai, pernyataan keras Netanyahu berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih luas jika tidak segera direspons melalui jalur diplomasi.

×