-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

🌙 Potensi Lebaran Berbeda, NU dan Muhammadiyah Masih Bisa Bersamaan

Maret 17, 2026 Last Updated 2026-03-17T10:31:22Z



Potensi perbedaan penetapan Hari Raya Idulfitri tahun ini kembali menjadi perhatian. Meski demikian, kemungkinan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah merayakan Idulfitri pada hari yang sama masih terbuka.


Hal ini mengemuka dari hasil perhitungan hisab yang dihimpun Tim Badan Hisab Rukyat (BHR) Kementerian Agama Republik Indonesia. 📊


🔭 Hilal Diperkirakan Sudah Mencapai Sekitar 3 Derajat


Berdasarkan rekapitulasi tersebut, saat rukyatul hilal 1 Syawal yang dijadwalkan pada 19 Maret, ketinggian hilal di sejumlah wilayah diperkirakan mencapai sekitar 3 derajat.


Tim Ahli BHR Kemenag Tuban, Kasdikin, menyebut wilayah barat Indonesia diprediksi memiliki posisi hilal lebih tinggi, antara lain:


Medan


Aceh


Padang


Jambi


“Jika melihat itu tentunya Lebarannya bisa bareng,” ujarnya. 🌅


📏 Belum Sepenuhnya Memenuhi Kriteria MABIMS


Meski demikian, kondisi tersebut belum sepenuhnya memenuhi kriteria yang disepakati negara anggota MABIMS (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).


Menurut kesepakatan MABIMS, awal bulan hijriah ditetapkan jika:


✅ Ketinggian hilal minimal 3 derajat

✅ Elongasi (jarak sudut bulan–matahari) minimal 6,4 derajat


Kasdikin menjelaskan bahwa meskipun tinggi hilal di beberapa wilayah sudah mendekati 3 derajat, nilai elongasinya masih kurang.


Contohnya di Medan, elongasi diperkirakan hanya sekitar 5 derajat. 🌘


⚖️ Penentuan Akhir Menunggu Sidang Isbat


Karena itu, penetapan 1 Syawal tetap bergantung pada hasil sidang isbat yang akan digelar pemerintah pada 19 Maret.


Pemerintah akan menentukan apakah:


Menggunakan kriteria MABIMS secara penuh, atau


Mempertimbangkan ketinggian hilal yang sudah mencapai 3 derajat di beberapa wilayah


Jika pemerintah menetapkan awal Syawal hanya berdasarkan tinggi hilal 3 derajat tanpa syarat elongasi, maka Idulfitri berpotensi jatuh pada 20 Maret. 🎉


Dalam skenario tersebut, perayaan Lebaran kemungkinan berlangsung bersamaan dengan Muhammadiyah yang telah lebih dulu menetapkan tanggal tersebut.


📍 Kondisi di Wilayah Tuban


Untuk wilayah Tuban sendiri, hasil perhitungan menunjukkan ketinggian hilal diperkirakan belum mencapai 3 derajat saat rukyat.


Karena itu, kepastian terlihat atau tidaknya hilal tetap menunggu hasil pengamatan langsung pada 19 Maret. 🔎


“Kita tunggu saja nanti hasil sidang isbat pada 19 Maret,” ujar Kasdikin.

×