Bataranews – Ada sesuatu yang sangat menenangkan dari nostalgia. Kerinduan akan masa yang lebih sederhana—ketika surat cinta ditulis tangan, musik diputar dari kaset, dan mimpi terasa tanpa batas. Drama Korea selalu punya cara unik untuk membawa penonton kembali ke masa lalu dengan kisah yang hangat dan menyentuh hati.
Dari cinta berbalut nuansa sepia hingga cerita pendewasaan penuh makna, berikut rekomendasi drakor romantis bernuansa retro yang siap bikin kamu larut dalam nostalgia.
1. Typhoon Family
Berlatar Krisis Keuangan Asia 1997, drama ini mengikuti perjalanan Kang Tae Poong (Lee Junho), seorang pemuda yang harus mengambil alih perusahaan keluarganya yang hampir bangkrut.
Meski minim pengalaman, Tae Poong memiliki tekad kuat untuk bangkit. Ia ditemani oleh Oh Mi Seon (Kim Min Ha), karyawan junior yang cerdas dan penuh integritas. Bersama, mereka berjuang mempertahankan perusahaan tanpa mengorbankan nilai moral.
Kisah cinta mereka menghadirkan pesan bahwa selalu ada seseorang yang setia menemani perjuangan dari titik nol—bahkan minus.
2. A Hundred Memories
Mengambil latar tahun 1980-an, drama ini menawarkan cerita yang hangat sekaligus melankolis tentang cinta, mimpi, dan persahabatan.
Go Young Rye (Kim Da Mi) adalah kondektur bus yang bermimpi melanjutkan pendidikan, sementara Seo Jong Hee (Shin Ye Eun) bercita-cita menjadi Miss Korea. Kehadiran Han Jae Pil (Heo Nam Jun) sebagai cinta pertama mereka membawa dinamika emosional yang kompleks.
Lebih dari sekadar romansa, drama ini menyoroti kekuatan persahabatan perempuan di tengah perubahan zaman.
3. Twinkling Watermelon
Drama time-slip ini mengisahkan Ha Eun Gyeol (Ryeoun), siswa teladan yang diam-diam memiliki passion besar di dunia musik.
Hidupnya berubah ketika ia terlempar ke tahun 1995 dan bertemu ayahnya di masa muda, Ha Yi Chan (Choi Hyun Wook). Dalam upaya memperbaiki masa depan, Eun Gyeol harus menjalankan misi unik: membuat kedua orang tuanya jatuh cinta.
Kombinasi musik, keluarga, dan perjalanan waktu membuat drama ini terasa hangat sekaligus emosional.
4. Youth of May
Drama ini membawa penonton ke masa kelam Gwangju Uprising, di mana cinta tumbuh di tengah konflik politik.
Hwang Hee Tae (Lee Do Hyun), mahasiswa kedokteran, jatuh cinta pada Kim Myung Hee (Go Min Si), seorang perawat dengan mimpi besar. Kisah mereka berkembang di tengah gejolak sosial yang penuh ketegangan.
Dengan visual vintage dan cerita yang tragis, drama ini menjadi pengingat bahwa cinta dan sejarah sering kali berjalan beriringan.
5. When Life Gives You Tangerines
Mengambil latar Jeju Island, drama ini mengikuti perjalanan hidup Ae Sun (IU) dan Gwan Sik (Park Bo Gum).
Dari cinta pertama hingga menghadapi kehilangan, kisah mereka menggambarkan berbagai fase kehidupan dengan jujur dan menyentuh. Meski hidup penuh keterbatasan, harapan selalu menjadi benang merah dalam cerita ini.
Nuansa nostalgia terasa kuat lewat latar waktu, suasana desa, dan perjalanan emosional para tokohnya.
Penutup
Drama Korea bernuansa retro bukan hanya soal latar waktu, tetapi juga tentang emosi yang terasa dekat dan relatable. Lewat kisah cinta, persahabatan, dan perjuangan hidup, deretan drama ini berhasil menghidupkan kembali kenangan akan masa yang mungkin belum pernah kita alami—namun terasa begitu akrab.
Dari daftar di atas, mana yang paling bikin kamu penasaran untuk ditonton?
