-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Ngeri! Ikan Sapu-Sapu Ternyata Bisa Bertahan di Darat, Ini Alasan Harus Dikubur

April 18, 2026 Last Updated 2026-04-18T13:54:59Z



Bataranews – Ikan sapu-sapu atau ikan sapu-sapu dikenal sebagai spesies invasif yang sulit dikendalikan. Di berbagai sungai, termasuk di Jakarta, populasinya terus meningkat dan mengancam keseimbangan ekosistem.


Salah satu metode yang sering dilakukan untuk memusnahkannya adalah dengan mematahkan tubuh ikan lalu menguburnya. Meski terdengar ekstrem, cara ini ternyata memiliki alasan ilmiah yang kuat.


1. Bisa Bertahan Hidup di Darat


Ikan sapu-sapu memiliki kemampuan unik untuk bertahan hidup meski berada di luar air dalam waktu tertentu. Mereka dapat memperlambat metabolisme tubuh sehingga tetap hidup dalam kondisi minim air.


Kemampuan ini membuat ikan tidak langsung mati ketika dibiarkan di daratan. Karena itu, penguburan dilakukan untuk menutup akses oksigen sepenuhnya agar ikan benar-benar mati dan tidak kembali ke perairan.


2. Organ Tubuh Masih Bisa Berfungsi


Meski terlihat tidak bergerak, organ dalam tubuh ikan sapu-sapu belum tentu langsung berhenti bekerja setelah diangkat dari air.


Secara biologis, ikan bernapas menggunakan insang. Saat berada di luar air, fungsi ini memang menurun, tetapi tidak langsung berhenti total. Dalam kondisi tertentu, sel tubuh masih bisa bertahan dalam situasi minim oksigen.


Fenomena ini dikenal sebagai hipoksia, yaitu kondisi ketika tubuh kekurangan oksigen tetapi masih mampu bertahan untuk sementara waktu. Itulah sebabnya penguburan diperlukan untuk mempercepat proses kematian secara pasti.


3. Mencegah Pencemaran Lingkungan


Selain memastikan ikan mati, penguburan juga bertujuan mencegah dampak lingkungan yang lebih luas.


Penelitian menunjukkan bahwa ikan sapu-sapu di sungai tercemar seperti Sungai Ciliwung dapat menyimpan logam berat seperti merkuri dan timbal di dalam tubuhnya.


Jika bangkainya dibiarkan membusuk di tempat terbuka, zat berbahaya tersebut bisa mencemari lingkungan atau masuk ke rantai makanan. Dengan dikubur, polutan tersebut akan terisolasi di dalam tanah dan tidak menyebar.


Ancaman Serius bagi Ekosistem


Ikan sapu-sapu bukan spesies asli Indonesia, tetapi kini berkembang pesat dan mendominasi banyak perairan. Keberadaannya dapat mengganggu keseimbangan ekosistem karena bersaing dengan ikan lokal dan merusak habitat.


Karena itu, berbagai upaya pemusnahan terus dilakukan untuk menekan populasinya agar tidak semakin merugikan lingkungan.


Kesimpulan


Mengubur ikan sapu-sapu bukan sekadar metode biasa, melainkan langkah penting untuk memastikan ikan benar-benar mati, tidak kembali ke habitatnya, dan tidak mencemari lingkungan. Dengan sifatnya yang sangat tangguh, penanganan khusus memang diperlukan untuk mengendalikan spesies invasif ini.

×