-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Dulu Hidup, Kini Hilang Selamanya: 5 Herbivora Besar yang Punah

April 18, 2026 Last Updated 2026-04-18T08:03:39Z



Bataranews – Kepunahan Hewan Jadi Ancaman Nyata Ekosistem. Kepunahan spesies menjadi salah satu ancaman terbesar bagi keseimbangan ekosistem. Hilangnya satu spesies dapat memicu perubahan besar dalam rantai makanan dan lingkungan.


Dalam satu abad terakhir, ratusan spesies hewan telah punah, termasuk kelompok herbivora besar yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam.


Salah satu contohnya adalah Aurochs (Bos primigenius), nenek moyang sapi modern yang telah punah sejak abad ke-17 akibat perburuan dan hilangnya habitat.


Daftar Herbivora Besar yang Punah Sejak Abad 20

1. Tarpan


Tarpan (Equus ferus ferus) merupakan kuda liar asli Eurasia.


Hewan ini menjadi satu-satunya kuda liar yang selamat dari Zaman Es, sebelum akhirnya punah pada tahun 1909.


Kepunahannya dipicu oleh perburuan dan domestikasi manusia yang mengurangi populasi liar secara drastis.


2. Bison Kaukasus


Subspesies dari bison Eropa ini hidup di Pegunungan Kaukasus.


Populasinya menurun drastis dari ribuan menjadi hanya puluhan dalam beberapa dekade.


Pada tahun 1927, individu terakhirnya mati akibat perburuan liar.


3. Hartebeest Bubal


Hartebeest bubal (Alcelaphus buselaphus buselaphus) hidup di Afrika Utara, khususnya wilayah sekitar Gurun Sahara.


Spesies ini dinyatakan punah pada tahun 1945 akibat perburuan intensif sejak awal abad ke-20.


4. Gazelle Ratu Sheba


Gazelle ini berasal dari wilayah pegunungan Yaman.


Terakhir terlihat pada tahun 1951, kepunahannya disebabkan oleh pembangunan pemukiman dan pertanian yang merusak habitat alaminya.


5. Rusa Schomburgk


Rusa endemik Thailand ini hidup di kawasan rawa dan tepian sungai.


Kepunahannya terjadi pada tahun 1938 akibat alih fungsi lahan, pembangunan, serta perburuan.


Mengapa Herbivora Rentan Punah?


Penelitian dalam jurnal ilmiah menunjukkan bahwa herbivora termasuk kelompok yang sangat rentan terhadap kepunahan.


Beberapa penyebab utamanya antara lain:


Perburuan liar

Hilangnya habitat

Alih fungsi lahan menjadi pemukiman atau pertanian

Perubahan iklim


Herbivora memiliki peran penting sebagai pengendali vegetasi dan bagian dari rantai makanan. Ketika mereka hilang, ekosistem bisa menjadi tidak seimbang.


Dampak Kepunahan bagi Manusia


Kepunahan hewan tidak hanya berdampak pada alam, tetapi juga manusia.


Beberapa dampaknya:


Ketidakseimbangan ekosistem

Berkurangnya sumber pangan

Meningkatnya risiko bencana lingkungan

Kesimpulan


Kepunahan herbivora besar adalah peringatan serius bagi manusia.


Kasus seperti Tarpan hingga Rusa Schomburgk menunjukkan bahwa aktivitas manusia memiliki dampak besar terhadap kelangsungan hidup spesies.


Jika tidak ada upaya pelestarian, bukan tidak mungkin lebih banyak spesies akan menyusul punah di masa depan.

×