-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Panas! Vietnam Sindir Pemain Naturalisasi Indonesia Jelang ASEAN Cup 2026

April 11, 2026 Last Updated 2026-04-11T08:03:57Z



Menjelang ajang ASEAN Cup 2026, tensi panas mulai terasa antara Vietnam national football team dan Indonesia national football team.


Pernyataan kontroversial datang dari mantan Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF), Duong Vu Lam, yang memicu perang urat syaraf dengan menyinggung kualitas pemain naturalisasi Indonesia.


Sindiran ke Pemain Naturalisasi Indonesia


Dalam komentarnya, Duong Vu Lam menyebut pemain keturunan Indonesia yang berkarier di Eropa tidak memiliki kualitas “superstar” seperti yang dibayangkan publik.


Padahal, skuad Indonesia national football team saat ini diperkuat sejumlah pemain yang merumput di liga top Eropa seperti Jay Idzes, Kevin Diks, hingga Maarten Paes.


Namun, ia menegaskan bahwa Vietnam tidak perlu merasa inferior menghadapi Indonesia.


“Tidak ada yang lebih kuat dari kami,” ujar Duong Vu Lam dalam sebuah wawancara yang dikutip media Vietnam.


Vietnam Sebut Persaingan ASEAN Masih Seimbang


Ia juga menyebut bahwa kekuatan di Asia Tenggara masih seimbang antara Vietnam, Indonesia, dan Thailand.


Menurutnya, kehadiran pemain naturalisasi memang menambah pengalaman bagi Indonesia, namun tidak menjadikan mereka tak terkalahkan.


Kritik Soal Strategi Naturalisasi


Lebih jauh, Duong Vu Lam juga mengkritik strategi naturalisasi yang dilakukan Indonesia.


Ia menilai kebijakan tersebut hanya solusi jangka pendek dan tidak mencerminkan pembangunan sepak bola yang berkelanjutan.


Menurutnya, pembinaan pemain lokal tetap menjadi kunci utama dalam membangun kekuatan jangka panjang.


Respons Tak Langsung: Indonesia Makin Kuat


Meski mendapat kritik, performa Indonesia justru meningkat sejak hadirnya pemain diaspora dan naturalisasi.


Kehadiran pemain seperti Jay Idzes dan kolega membuat permainan Indonesia national football team semakin disiplin dan kompetitif di level Asia.


Panasnya Rivalitas ASEAN


Komentar tersebut dinilai sebagai bagian dari perang urat syaraf jelang turnamen besar.


Rivalitas antara Vietnam dan Indonesia memang kerap berlangsung sengit, baik di lapangan maupun di luar pertandingan.


Kesimpulan


Pernyataan eks petinggi VFF ini menambah panas suasana jelang ASEAN Cup 2026. Publik kini menantikan apakah komentar tersebut akan terbukti di lapangan, atau justru menjadi bumerang bagi Vietnam saat menghadapi Indonesia.

×