Puasa sunnah tidak hanya terbatas pada Senin dan Kamis. Salah satu yang sangat dianjurkan dalam Islam adalah puasa Ayyamul Bidh, yaitu puasa yang dilakukan setiap pertengahan bulan dalam kalender Hijriyah.
1. Pengertian Puasa Ayyamul Bidh
Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah yang dikerjakan pada:
Tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriyah
Disebut “Ayyamul Bidh” (hari-hari putih) karena pada malam-malam tersebut, bulan sedang purnama, sehingga langit tampak terang.
Namun, puasa ini tidak dilakukan pada hari Tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah).
2. Niat Puasa Ayyamul Bidh
Berikut bacaan niatnya:
Arab/Latin:
Nawaitu shauma ghadin ayyamal bidh sunnatan lillahi ta’ala
Artinya:
“Saya niat berpuasa besok pada hari-hari putih (Ayyamul Bidh) sunnah karena Allah Ta’ala.”
3. Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh
Puasa ini memiliki banyak keutamaan, di antaranya:
✅ Seperti puasa sepanjang tahun
Dalam hadis dijelaskan, setiap satu kebaikan dilipatgandakan menjadi 10.
3 hari puasa = 30 hari pahala
Jika rutin tiap bulan = seperti puasa setahun penuh
✅ Menghidupkan sunnah Nabi ﷺ
Rasulullah menganjurkan puasa 3 hari setiap bulan sebagai amalan rutin.
✅ Mendatangkan pahala berlimpah
Selain pahala, puasa ini juga melatih kesabaran, keikhlasan, dan kedisiplinan.
Kesimpulan
Puasa Ayyamul Bidh adalah amalan sederhana tapi besar manfaatnya. Dengan hanya 3 hari setiap bulan, kita bisa mendapatkan pahala seperti puasa sepanjang tahun.

