Bataranews– Nama Kylian Mbappe kembali menjadi perbincangan di media sosial selama Piala Dunia 2026. Selain aksi gemilangnya di lapangan, penyerang Timnas Prancis itu juga ramai dijuluki "Diktator Mbappe" oleh warganet.
Julukan tersebut sebenarnya bukan gelar resmi, melainkan meme yang berkembang di internet selama beberapa tahun terakhir. Lantas, mengapa Mbappe bisa mendapat julukan tersebut?
Berawal dari Masa di PSG
Julukan "Diktator Mbappe" mulai populer ketika Mbappe masih membela Paris Saint-Germain (PSG). Saat memperpanjang kontraknya pada 2022, muncul anggapan di kalangan penggemar bahwa ia memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap berbagai keputusan klub, mulai dari perekrutan pemain, pergantian pelatih, hingga arah proyek tim. Meski demikian, klaim tersebut tidak pernah terbukti secara resmi.
Makin Viral karena Meme
Seiring waktu, warganet mulai membuat berbagai editan foto dan video yang menggambarkan Mbappe sebagai seorang diktator atau pemimpin otoriter. Meme tersebut menyebar luas di berbagai platform media sosial dan semakin populer sepanjang 2026.
Popularitas meme itu bahkan meningkat setelah beredar rumor yang belum terverifikasi bahwa Mbappe tidak menyukai julukan tersebut. Alih-alih meredup, rumor tersebut justru membuat meme semakin banyak dibagikan.
Dipicu Rumor Pengaruh Besar di Klub
Julukan itu juga diperkuat oleh berbagai spekulasi yang mengaitkan Mbappe dengan keputusan-keputusan penting di klub, seperti pergantian pelatih maupun nasib beberapa pemain.
Meski demikian, tidak ada bukti resmi yang menunjukkan bahwa Mbappe memiliki kewenangan menentukan kebijakan klub. Sebagian besar narasi tersebut berasal dari opini, rumor, dan candaan para penggemar sepak bola.
Pelatih Prancis Ikut Membela
Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, bahkan sempat menepis anggapan bahwa Mbappe bersikap seperti diktator.
Menurut Deschamps, kapten Les Bleus itu tetap dihormati rekan-rekannya dan gambaran yang beredar di media sosial tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di dalam tim.
Hanya Sebatas Meme
Hingga kini, julukan "Diktator Mbappe" lebih dikenal sebagai bagian dari budaya meme internet dibandingkan fakta yang dapat dibuktikan. Meme tersebut digunakan sebagai bentuk satire terhadap besarnya pengaruh yang dianggap dimiliki Mbappe, baik di level klub maupun tim nasional.
Kesimpulan
Julukan "Diktator Mbappe" muncul dari meme dan candaan warganet yang berkembang sejak masa Kylian Mbappe membela PSG. Julukan itu dipicu oleh persepsi bahwa ia memiliki pengaruh besar terhadap berbagai keputusan di klub, meski tidak pernah ada bukti resmi yang mengonfirmasi anggapan tersebut. Hingga saat ini, sebutan tersebut lebih merupakan fenomena media sosial daripada fakta mengenai peran atau kekuasaan Mbappe di dunia sepak bola.

