Bataranews– Penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk membuat banner makanan kini semakin populer. Hasilnya bisa terlihat sangat menarik dan realistis, tetapi ternyata tidak semua orang merasa nyaman saat melihatnya.
Fenomena ini muncul ketika gambar makanan buatan AI terlihat terlalu nyata, tetapi pada saat yang sama memiliki sesuatu yang terasa janggal. Misalnya, bentuk makanan yang tidak wajar, tekstur yang aneh, tangan atau wajah manusia yang terlihat tidak natural, hingga tulisan pada banner yang berantakan.
Kenapa Bisa Bikin Tidak Nyaman?
Salah satu penyebabnya adalah efek uncanny valley, yaitu kondisi ketika sesuatu terlihat hampir seperti nyata, tetapi ada detail kecil yang membuat otak merasa bahwa gambar tersebut tidak normal.
Pada banner makanan AI, makanan mungkin terlihat sangat lezat. Namun, ketika diperhatikan lebih dekat, bentuknya bisa terasa aneh sehingga menimbulkan rasa geli, risih, bahkan sedikit takut.
Fenomena yang Makin Sering Ditemui
Seiring perkembangan teknologi AI, gambar makanan untuk iklan, poster, hingga media sosial semakin mudah dibuat. Hal ini membuat fenomena banner makanan AI yang terasa “aneh” semakin sering menjadi bahan pembicaraan.
Meski begitu, tidak semua gambar AI membuat orang merasa tidak nyaman. Jika dibuat dengan detail yang tepat dan tetap terlihat natural, banner makanan AI justru bisa menjadi media promosi yang menarik.
Kesimpulan
Fenomena ketidaknyamanan saat melihat banner makanan AI menunjukkan bahwa gambar yang terlalu realistis belum tentu selalu terasa nyaman bagi mata manusia. Justru detail kecil yang terlihat janggal dapat membuat sebuah gambar terasa aneh dan sulit dilupakan.


