Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Terpengaruh Tren di TikTok, 23 Siswi SMPN 2 Saptosari Gunungkidul Menyayat Tangan Sendiri dengan Silet

Maret 07, 2024 Last Updated 2024-03-07T08:49:35Z


Sedang marak tren self harm di SMPN 2 Saptosari, Gunungkidul. Self harm adalah sebuah tindakan menyakiti diri sendiri untuk menghilangkan rasa frustrasi, stres, dan berbagai macam emosi.


Wakil kepala sekolah SMPN 2 Saptosari Mujiono Spd mengatakan kasus self harm dilakukan oleh pelajar putri. Mereka kedapatan melukai diri sendiri dengan cara menyayat tangan dengan silet. Kasus ini terpantau sejak akhir tahun lalu.


"Ada 23 anak melukai diri sendiri dengan silet. Pada bagian pergelangan tangan disayat dengan silet," kata Mujiyono, Rabu (6/3/2024).


Sebanyak 23 anak tersebut semuanya berjenis kelamin perempuan. Mereka menjadi korban pengaruh negatif media sosial platform TikTok.


"Faktor kedua (pemicu self harm) karena keluarga," ujarnya.


Baca Juga: Kisah Petugas Pindahkan Ratusan Makam yang Terkena Proyek Tol Solo-Jogja, Ungkap Kondisi Jenazah hingga Lokasi Makam Baru


Dari total 328 siswa SMPN 2 Saptosari, sebanyak 30 persen tidak mendapat pengasuhan langsung dari orang tua. Si anak hanya tinggal bersama dengan nenek atau kakek.


"Sementara orang tuanya bekerja ke luar kota," jelasnya.


Pihak sekolah pun langsung bergerak cepat melakukan pembinaan. Selain anak, pihak orang tua juga telah dipanggil untuk dicarikan jalan keluar.


"Kami juga berkomunikasi dan konsultasi dengan Puskesmas Saptosari," ungkapnya.


Sementara itu Wakil Ketua DPRD Gunungkidul Heri Nugroho mengaku prihatin dengan munculnya kabar tren self harm di kalangan pelajar.


"Segera kami komunikasikan dengan dinas pendidikan, ini tidak bisa diselepelekan," kata Heri Nugroho.


Mengingat kasusnya terjadi pada pelajar, pihaknya menyoroti kinerja guru Bimbingan Konseling (BK). Jangan sampai guru BK hanya formalitas dan tidak menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.


Terpisah Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gunungkidul Nunuk Setyowati belum bisa dimintai tanggapan terkait dengan trend self harm di dunia pendidikan.

×