Penyakit asam urat menjadi salah satu gangguan persendian yang sering menyerang secara tiba-tiba, terutama saat malam hari. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri hebat, pembengkakan, hingga peradangan pada sendi.
Menurut Mayo Clinic, asam urat tinggi terjadi ketika tubuh menghasilkan terlalu banyak asam urat atau ginjal tidak mampu membuangnya secara optimal. Akibatnya, kristal tajam seperti jarum terbentuk di dalam sendi dan menimbulkan rasa sakit.
Lantas, apa saja tanda asam urat yang muncul saat malam hari? Berikut penjelasan lengkapnya.
1. Nyeri Sendi Hebat di Malam Hari
Gejala pertama dan paling umum adalah nyeri akut pada sendi, khususnya di jempol kaki. Rasa sakit ini sering kali muncul tiba-tiba saat malam hari.
Menurut Healthline, nyeri biasanya terasa menusuk, tajam, dan bisa bertahan beberapa jam sebelum perlahan berkurang. Selain jempol kaki, serangan juga dapat terjadi di lutut, pergelangan kaki, pergelangan tangan, maupun jari-jari.
2. Pembengkakan pada Sendi
Tanda berikutnya adalah bengkak signifikan di sendi yang terkena. Pada penderita asam urat, pembengkakan di jempol kaki sering terlihat jelas, terutama di area yang terhubung dengan kaki.
Pembengkakan ini dapat membuat sendi sulit digerakkan dan memperparah rasa nyeri.
3. Rasa Tidak Nyaman Berhari-hari
Selain nyeri akut, penderita asam urat sering merasakan ketidaknyamanan yang bertahan lebih lama, mulai dari beberapa hari hingga berminggu-minggu.
Serangan berikutnya biasanya berlangsung lebih lama dan dapat melibatkan lebih banyak sendi jika tidak ditangani.
4. Kulit di Sekitar Sendi Memerah
Peradangan akibat kristal asam urat sering membuat kulit tampak merah cerah dan mengilap. Ketika serangan mulai mereda, kulit bisa terasa gatal dan mengalami perubahan tekstur.
5. Kulit Terasa Hangat atau Panas
Gejala lainnya adalah kulit di area sendi terasa hangat, lembut, atau bahkan panas. Bagian tersebut menjadi sangat sensitif terhadap sentuhan.
Saat peradangan mulai membaik, kulit juga dapat mengelupas atau tampak bersisik.
Kapan Harus ke Dokter?
Siapa pun yang mengalami gejala di atas sangat dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Pemeriksaan lebih lanjut dapat membantu menentukan diagnosis pasti dan memberikan penanganan yang tepat untuk mencegah komplikasi.

