Balapan Sprint MotoGP Portugal 2025 menghadirkan aksi luar biasa dari Marco Bezzecchi (VR46 Racing Team) yang tampil dominan sejak lampu start menyala, Sabtu (8/11/2025).
Sementara itu, Alex Marquez (Gresini Racing) harus puas finis di posisi kedua setelah berjuang keras menahan gempuran Pedro Acosta (KTM) di lap-lap terakhir.
Bezzecchi Tak Terkejar Sejak Awal
Begitu balapan dimulai, Bezzecchi langsung meluncur cepat meninggalkan rombongan, menciptakan jarak yang sulit dikejar oleh para pesaingnya.
Keunggulan di sektor terakhir lintasan Portimao menjadi kunci dominasi sang pembalap asal Italia itu.
Alex Marquez mengakui bahwa performa Bezzecchi dan motor Ducati miliknya sulit ditandingi.
“Bezzecchi dan motornya membuat perbedaan besar di sektor terakhir. Saya harus memaksa ban depan lebih keras, terutama di sisi kanan,” ujar Alex selepas balapan.
Ban Depan Jadi Tantangan Gresini
Marquez menjelaskan bahwa tekanan tinggi di ban depan membuatnya kesulitan menjaga ritme.
Sirkuit Portimao yang dikenal memiliki banyak tanjakan dan turunan memang menjadi tantangan tersendiri bagi motor-motor Ducati.
“Ban depan menurun cukup signifikan, dan saya harus berjuang menjaga keseimbangan motor. Tapi saya tetap berusaha mempertahankan posisi,” kata pembalap Spanyol itu.
Acosta Nyaris Salip di Akhir
Pada fase akhir lomba, Pedro Acosta tampil agresif dan mendekati posisi Marquez dengan jarak hanya 0,6 detik di garis finis.
Marquez mengaku sedikit menyesal sempat memberi peluang kepada rookie sensasional tersebut.
“Saya sempat memberi Pedro sedikit harapan, dan dia langsung menyerang dengan kuat. Itu membuat saya harus tampil di batas kemampuan,” ujarnya.
“Untungnya saya bisa mempertahankan posisi kedua dan menambah podium ke-12 musim ini.”
Apresiasi untuk Aprilia
Alex juga memberikan kredit tinggi kepada tim Aprilia yang menurutnya tampil luar biasa sepanjang akhir pekan.
“Aprilia sangat kompetitif sejak awal musim dan terus mendekati Ducati. Bezzecchi menunjukkan potensi luar biasa di lintasan ini,” katanya.
“Kami harus terus bekerja keras agar bisa menutup musim dengan hasil positif.”
Klasemen dan Harapan Akhir Musim
Dengan hasil ini, Bezzecchi semakin kokoh di papan atas klasemen sementara MotoGP 2025, sementara Alex Marquez memperkuat posisinya di lima besar.
Adapun Pedro Acosta kembali membuktikan dirinya sebagai rookie paling berbahaya musim ini.
Alex Marquez menutup dengan optimisme:
“Kami ingin menutup Kejuaraan Dunia dengan perasaan yang baik. Masih ada balapan penting di depan, dan kami siap berjuang.”


