-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Kejutan Thomas Cup 2026: Thailand Tumbangkan Prancis 3-2, Alarm untuk Indonesia

April 25, 2026 Last Updated 2026-04-25T13:03:17Z

 


Bataranews – Tim bulu tangkis putra Thailand membuat kejutan besar dengan menumbangkan juara Eropa, Prancis, pada laga perdana Grup D Thomas Cup 2026 di Horsens, Denmark, Jumat (24/4/2026).


Meski tidak turun dengan komposisi ideal, Thailand justru tampil solid dan menang dengan skor tipis 3-2.


🔥 Dua Tunggal Thailand Jadi Penentu


Kemenangan Thailand dibuka oleh:


Kunlavut Vitidsarn

mengalahkan Christo Popov

(21-15, 22-20)

Panitchaphon Teeraratsakul

menundukkan Alex Lanier

(21-17, 21-19)


Dua kemenangan ini langsung memberi tekanan besar kepada Prancis.


⚖️ Prancis Sempat Bangkit, Tapi Gagal


Toma Junior Popov sempat membuka harapan setelah menang telak:


vs Puritat Arree (21-6, 21-7)


Namun keputusan Prancis di sektor ganda jadi titik lemah.


🎯 Ganda Dadakan Thailand Jadi Pembeda


Pasangan eksperimen Thailand:


Ruttanapak Oupthong / Dechapol Puavaranukroh


berhasil mengalahkan:


Julien Maio / William Villeger


dengan skor (21-15, 17-21, 21-10)


Kemenangan ini memastikan Thailand unggul 3-1 dan mengunci laga.


⚠️ Alarm untuk Indonesia


Hasil ini jadi peringatan serius bagi Indonesia:


Thailand tetap berbahaya meski tanpa pasangan utama

Sektor tunggal mereka tampil sangat solid

Pemain seperti Panitchaphon terbukti mampu menjegal unggulan


Meski begitu, Indonesia punya catatan positif karena:


Alwi Farhan & Moh Zaki Ubaidillah pernah mengalahkan Panitchaphon di turnamen sebelumnya

📊 Rekap Hasil Thailand vs Prancis

Kunlavut vs Christo Popov → 21-15, 22-20

Panitchaphon vs Alex Lanier → 21-17, 21-19

Toma Popov vs Puritat Arree → 21-6, 21-7

Oupthong/Puavaranukroh vs Maio/Villeger → 21-15, 17-21, 21-10

Sukphun/Teeraratsakul vs Popov/Popov → 21-11, 11-21, 12-21

🏁 Kesimpulan


Thailand menunjukkan bahwa:

👉 Strategi fleksibel + mental kuat bisa mengalahkan unggulan


Sementara bagi Indonesia:

👉 Laga ini jadi sinyal bahwa Grup D tidak bisa dianggap enteng.