-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Kisah Bani Shaybah, Penjaga Kunci Ka’bah Selama 15 Abad

Februari 14, 2026 Last Updated 2026-02-14T07:53:01Z



Bani Shaybah adalah keluarga yang secara turun-temurun memegang amanah sebagai penjaga kunci Ka’bah selama lebih dari 15 abad. Tugas ini dikenal dengan istilah sidānah atau hijābah, yaitu kehormatan menjaga dan membuka pintu Ka’bah.


Tradisi ini sudah ada sejak masa sebelum Islam. Pada masa jahiliyah, kunci Ka’bah dipegang oleh Utsman bin Talhah dari kabilah Bani Shaybah. Ketika Muhammad menaklukkan Makkah pada tahun 630 M, kunci Ka’bah sempat diambil untuk membuka pintunya. Namun setelah itu, Nabi Muhammad mengembalikannya kepada Utsman bin Talhah seraya bersabda bahwa kunci tersebut akan tetap berada di tangan mereka hingga hari kiamat, kecuali jika dirampas oleh orang zalim.


Sejak saat itu, amanah menjaga kunci Ka’bah tetap diwariskan di dalam keluarga Bani Shaybah dari generasi ke generasi. Hingga kini, keturunan mereka masih memegang kunci tersebut dan bertugas membuka Ka’bah dalam momen-momen tertentu, seperti saat pembersihan bagian dalam Ka’bah.


Meski otoritas pengelolaan Masjidil Haram berada di bawah pemerintah Arab Saudi, hak simbolik dan kehormatan memegang kunci Ka’bah tetap dipegang keluarga Bani Shaybah.


Kisah ini menjadi salah satu tradisi Islam yang bertahan paling lama dalam sejarah, sekaligus simbol kepercayaan dan kesinambungan amanah sejak masa awal Islam.

×