Bulan suci Ramadhan selalu dinantikan umat Muslim, termasuk di Indonesia. Salah satu tradisi khas yang sering dilakukan adalah ngabuburit, yakni kegiatan menunggu waktu berbuka puasa menjelang sore hari.
Kata ngabuburit berasal dari bahasa Sunda, “burit” yang berarti waktu menjelang Maghrib. Selama ini, banyak orang mengisi ngabuburit dengan berburu takjil atau sekadar jalan-jalan sore. Padahal, waktu tersebut bisa dimanfaatkan untuk kegiatan yang lebih positif dan bernilai ibadah.
Berikut beberapa tips ngabuburit positif yang bisa dilakukan:
Menonton film bernuansa Islami
Mengisi waktu dengan tontonan bertema Islami dapat menjadi hiburan sekaligus menambah wawasan dan motivasi spiritual.
Memasak menu berbuka bersama keluarga
Kegiatan ini bukan hanya menyenangkan, tetapi juga mempererat hubungan antaranggota keluarga. Selain itu, menyiapkan makanan untuk berbuka termasuk amalan yang berpahala.
Tadarus Al-Qur’an
Membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an selama Ramadhan sangat dianjurkan. Jika dilakukan rutin setiap hari, bukan hal mustahil bisa khatam dalam 30 hari.
Menonton atau mendengarkan ceramah
Ceramah agama membantu menambah ilmu dan memperkuat iman. Banyak tayangan Ramadhan yang menghadirkan ustadz dan ustadzah dengan materi yang menyejukkan.
Ngabuburit tidak hanya soal menunggu waktu berbuka, tetapi juga kesempatan memperbanyak amalan agar puasa semakin berkualitas dan penuh makna.


