-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Dari Boneka Viral ke Layar Lebar! Labubu Siap Jadi Film, Sony Ikut Turun Tangan

Maret 20, 2026 Last Updated 2026-03-20T02:33:45Z


Karakter ikonik Labubu akhirnya bersiap menembus industri film global. Perusahaan mainan asal Tiongkok, Pop Mart, resmi menggandeng Sony Pictures Entertainment untuk mengembangkan film layar lebar yang mengangkat kisah monster unik tersebut.


Pengumuman ini menjadi langkah besar bagi Pop Mart dalam memperluas jangkauan bisnisnya. Labubu yang sebelumnya dikenal sebagai boneka koleksi viral kini diarahkan menjadi bagian dari waralaba hiburan berskala internasional.


Film ini masih berada pada tahap awal pengembangan dan direncanakan mengusung konsep kombinasi live-action dan CGI. Strategi ini dinilai mampu menghadirkan karakter Labubu dengan visual yang lebih hidup sekaligus menarik bagi penonton global.


Proyek ambisius ini juga melibatkan sineas ternama, Paul King, yang dikenal lewat film Paddington, Paddington 2, dan Wonka. Ia dikabarkan akan menyutradarai sekaligus memproduseri film tersebut. Dalam penulisan naskah, Paul King akan bekerja sama dengan Steven Levenson, penulis pemenang penghargaan yang sukses dengan Dear Evan Hansen.


Langkah Pop Mart ini disebut-sebut terinspirasi dari kesuksesan The Walt Disney Company dalam mengembangkan karakter menjadi aset hiburan bernilai tinggi, mulai dari film, merchandise, hingga taman hiburan.


Tak hanya fokus pada film, Pop Mart juga tengah memperluas operasional globalnya. Awal tahun ini, perusahaan mengumumkan rencana menjadikan London sebagai pusat bisnis mereka di Eropa, menandakan ambisi besar untuk menembus pasar internasional.


Analis dari Morningstar, Jeff Zhang, menilai kolaborasi dengan Sony merupakan tonggak penting dalam strategi diversifikasi pendapatan Pop Mart. Popularitas Labubu yang telah mendunia diyakini akan memberikan tambahan pemasukan dari sektor lisensi di masa depan.


Meski demikian, ia menilai dampak jangka pendek terhadap valuasi saham perusahaan kemungkinan tidak terlalu signifikan. Saat ini, saham Pop Mart sendiri telah melonjak sekitar 64 persen dalam setahun terakhir, bahkan melampaui gabungan nilai perusahaan mainan besar seperti Hasbro, Mattel, dan Sanrio.


Karakter Labubu sendiri diciptakan oleh Kasing Lung melalui seri buku ilustrasi The Monsters Trilogy pada tahun 2015. Dalam proyek film ini, Lung juga akan terlibat sebagai produser eksekutif.


Dengan basis penggemar yang terus berkembang dan dukungan dari studio besar seperti Sony, Labubu kini berpeluang besar menjadi ikon hiburan baru di kancah global.

×