Sebuah video yang memperlihatkan kericuhan pemudik viral di media sosial di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026. Peristiwa tersebut terjadi di Pelabuhan Bakauheni, jalur utama penyeberangan dari Pulau Jawa menuju Sumatera.
Dalam video yang beredar, sejumlah pemudik motor terlihat meluapkan kekesalan karena kapal yang mereka tumpangi tak kunjung bersandar, meski sudah berada dekat dermaga. Para penumpang disebut telah menunggu sejak pukul 03.00 dini hari hingga sekitar pukul 11.00 WIB.
Situasi tersebut memicu ketegangan di dalam kapal, dengan beberapa penumpang terlihat berteriak dan mengeluhkan lamanya waktu tunggu. Namun, dalam video itu tidak dijelaskan secara rinci waktu kejadian maupun nama kapal yang terlibat.
Menanggapi kejadian tersebut, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa kapal yang mengalami keterlambatan sandar merupakan kapal milik swasta, bukan armada utama ASDP.
“Iya, itu kapal swasta. Kejadian tadi pagi memang terjadi di kapal swasta,” ujar Heru dalam konferensi pers, Kamis (19/3/2026).
Meski demikian, pihak ASDP mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab keterlambatan tersebut. Untuk itu, evaluasi akan segera dilakukan bersama KSOP guna mengidentifikasi masalah dan mencegah kejadian serupa terulang.
Heru menegaskan bahwa koordinasi dengan pihak terkait akan diperkuat, terutama dalam pengawasan operasional kapal selama periode arus mudik yang padat.
Insiden ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat musim mudik. Pemerintah dan operator transportasi pun diharapkan dapat meningkatkan pelayanan agar kenyamanan dan keselamatan pemudik tetap terjaga selama perjalanan.

