-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Heboh! Sampul Majalah Italia Ini Bikin Israel Murka, Singgung “Israel Raya” dan Gaza

April 14, 2026 Last Updated 2026-04-14T01:57:47Z



Bataranews– Majalah Italia L'Espresso memicu kontroversi setelah merilis edisi terbaru yang mengangkat isu “Israel Raya” serta realitas sosial di wilayah Palestina yang diduduki.


Edisi yang terbit Jumat lalu itu menampilkan laporan panjang dengan judul mencolok “L’abuso” (penyalahgunaan/pelecehan), yang langsung menuai reaksi keras, khususnya dari pihak Israel.


Sampul Kontroversial Picu Kemarahan


Kontroversi bermula dari sampul majalah yang menampilkan ilustrasi seorang pemukim Israel berseragam militer yang memotret seorang wanita Palestina dalam kondisi tertekan.


Gambar tersebut disertai narasi yang menyinggung eskalasi konflik di berbagai wilayah, mulai dari Tepi Barat, Gaza, Lebanon, hingga Suriah dan Iran. Narasi itu juga mengaitkan situasi tersebut dengan gagasan ekspansi “Israel Raya”.


Isi Artikel Soroti “Penyalahgunaan Kekuasaan”


Artikel yang ditulis oleh Angela Codacci Pisanelli menghubungkan kondisi di Timur Tengah dengan konsep “penyalahgunaan kekuasaan” dan “eksploitasi politik”.


Tulisan tersebut menyoroti bagaimana dinamika militer, pemukim, serta kebijakan politik dinilai berkontribusi terhadap meningkatnya ketegangan di kawasan.


Reaksi Keras dari Israel


Duta Besar Israel untuk Roma, Jonathan Peled, mengecam keras sampul tersebut.


Ia menyatakan bahwa ilustrasi itu bersifat manipulatif dan tidak mencerminkan kompleksitas situasi sebenarnya di Israel.


“Gambar tersebut mendistorsi realitas dan memperkuat stereotip serta kebencian. Jurnalisme harus seimbang dan akurat,” ujarnya.


Perdebatan di Media Sosial


Kontroversi semakin meluas setelah sampul majalah beredar di media sosial. Jurnalis Israel Barak Ravid mempertanyakan keaslian gambar tersebut, bahkan menyinggung kemungkinan penggunaan kecerdasan buatan.


Namun, sebagian pengguna lain menilai ilustrasi itu justru mencerminkan realitas yang terjadi di wilayah pendudukan.


Tanggapan dari Pihak Palestina


Kedutaan Palestina di Siprus memberikan tanggapan berbeda. Mereka menilai sampul tersebut bukan distorsi, melainkan gambaran nyata dari kondisi di lapangan.


Dalam pernyataannya, mereka menyebut bahwa apa yang ditampilkan mencerminkan realitas pendudukan dan dinamika konflik yang sedang berlangsung.


Konteks Politik yang Lebih Luas


Kontroversi ini juga muncul bersamaan dengan pernyataan Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, yang pada 9 April mengumumkan rencana terkait perluasan wilayah yang dikaitkan dengan konsep “Israel Raya”.


Kebijakan tersebut disebut-sebut berkaitan dengan isu keamanan, konflik di Gaza, serta dinamika politik yang dipimpin oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.


Kesimpulan


Kontroversi sampul L'Espresso menunjukkan betapa sensitifnya isu konflik Israel-Palestina di tingkat global. Perbedaan sudut pandang antara media, pemerintah, dan masyarakat internasional terus memperlihatkan kompleksitas konflik yang belum menemukan titik terang.


Di satu sisi, media dianggap menjalankan fungsi kritik. Namun di sisi lain, representasi visual dan narasi yang disajikan juga memicu perdebatan tajam soal akurasi dan keberimbangan.

×