-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Kenapa Mobil di Indonesia Setir Kanan? Ini Sejarah dan Alasannya

April 24, 2026 Last Updated 2026-04-24T06:52:23Z



Bataranews – Penggunaan setir di sisi kanan pada mobil di Indonesia merupakan hal yang sudah sangat familiar bagi masyarakat. Sistem ini berjalan seiring dengan aturan berkendara di jalur kiri yang diterapkan di seluruh wilayah Indonesia.


Namun, jika dibandingkan dengan negara seperti Amerika Serikat, Jerman, atau China, sistem tersebut justru berbeda. Di negara-negara tersebut, setir berada di sisi kiri dan kendaraan melaju di jalur kanan.


Perbedaan ini kerap menimbulkan pertanyaan, terutama bagi pengemudi yang baru pertama kali berkendara di luar negeri.


Aturan Resmi di Indonesia


Penggunaan setir kanan dan kewajiban berkendara di sisi kiri jalan di Indonesia telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.


Aturan ini memastikan keseragaman sistem lalu lintas demi keselamatan dan ketertiban di jalan raya.


Sejarah Setir Kanan di Indonesia


Sistem setir kanan di Indonesia tidak lepas dari pengaruh sejarah masa kolonial.


Pada masa Hindia Belanda, sistem berkendara mulai diperkenalkan oleh Belanda. Namun, perubahan besar terjadi ketika Perancis di bawah kekuasaan Napoleon menguasai Belanda.


Saat itu, Napoleon menerapkan sistem lalu lintas dengan setir kiri dan jalur kanan, mengikuti kebiasaan di daratan Eropa.


Pengaruh Jepang yang Bertahan Hingga Kini


Berbeda dengan Belanda, Indonesia justru mempertahankan sistem setir kanan karena pengaruh pendudukan Jepang.


Jepang menerapkan sistem kemudi kanan dengan kendaraan berjalan di sisi kiri jalan. Setelah masa penjajahan berakhir, sistem ini tetap digunakan di Indonesia hingga sekarang.


Hal yang sama juga berlaku di beberapa negara lain seperti Malaysia dan Inggris.


Alasan Keselamatan dan Kenyamanan


Selain faktor sejarah, penggunaan setir kanan juga dinilai memiliki keuntungan dari sisi keselamatan.


Pengemudi dapat:


Melihat kendaraan dari arah berlawanan dengan lebih jelas

Lebih mudah saat mendahului kendaraan lain

Menyesuaikan posisi dengan kondisi lalu lintas di jalur kiri

Kesimpulan


Penggunaan setir kanan di Indonesia bukan sekadar kebiasaan, melainkan hasil dari sejarah panjang serta pengaruh kolonial dan pendudukan Jepang.


Selain itu, sistem ini juga didukung oleh regulasi resmi dan pertimbangan keselamatan berkendara.


Hingga kini, Indonesia tetap konsisten menggunakan sistem lalu lintas jalur kiri dengan setir kanan demi kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.