Bataranews – FIFA bersama IFAB resmi memperkenalkan sejumlah regulasi baru yang akan diterapkan di Piala Dunia 2026.
Keputusan ini diambil dalam rapat tahunan ke-140 IFAB yang berlangsung di Hensol pada Februari 2026. Tujuannya jelas: membuat pertandingan lebih efektif dan meminimalkan praktik buang-buang waktu.
1. Hitungan Mundur 5 Detik
Untuk mempercepat jalannya pertandingan, wasit kini akan menerapkan batas waktu 5 detik saat:
Tendangan gawang
Lemparan ke dalam
Jika pemain melewati batas waktu:
Tendangan gawang → jadi tendangan sudut untuk lawan
Lemparan ke dalam → berpindah ke tim lawan
Aturan ini melengkapi regulasi sebelumnya, di mana kiper hanya boleh memegang bola maksimal 8 detik.
2. Batas Waktu Pergantian Pemain
Pergantian pemain kini tak bisa lagi dijadikan taktik mengulur waktu.
Pemain yang ditarik keluar wajib meninggalkan lapangan dalam 10 detik setelah papan pergantian diangkat.
Jika melanggar:
Pemain pengganti harus menunggu 1 menit
Masuk saat bola mati berikutnya
3. Aturan Baru untuk Cedera
IFAB juga menindak tegas praktik pura-pura cedera.
Pemain yang mendapatkan perawatan:
Harus keluar lapangan
Wajib menunggu 1 menit sebelum kembali bermain
Langkah ini diharapkan mengurangi drama cedera yang sering memperlambat tempo pertandingan.
4. VAR Semakin Berperan
Penggunaan VAR akan diperluas di Piala Dunia 2026.
Beberapa kewenangan baru VAR:
Mengoreksi kartu kuning kedua (yang berujung kartu merah)
Mengoreksi kesalahan pemberian kartu kuning/merah
Meninjau keputusan tendangan sudut yang keliru
Dengan peningkatan ini, keputusan wasit diharapkan lebih akurat dan adil.
Kesimpulan
Regulasi baru ini menunjukkan keseriusan FIFA dan IFAB dalam meningkatkan kualitas permainan sepak bola. Fokus utamanya adalah efektivitas waktu bermain dan keadilan pertandingan.
Dengan aturan yang lebih tegas, aksi buang-buang waktu kemungkinan besar akan berkurang, sehingga pertandingan di Piala Dunia 2026 bisa berlangsung lebih cepat, intens, dan menarik untuk ditonton.
