Bataranews – Suasana tenang di Desa Purwasaba, Kabupaten Banjarnegara, berubah mencekam setelah sebuah mobil milik kepala desa terbakar di garasi rumah pada Kamis (23/4/2026) dini hari.
Kendaraan jenis Honda Civic Turbo milik Welas Yuni Nugroho hangus dilalap api, dengan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Diduga Bukan Kejahatan Biasa
Kepala desa yang akrab disapa Hoho Alkaf itu menilai insiden tersebut bukan sekadar tindak kriminal biasa.
Ia bahkan menyebut kejadian ini sebagai ancaman serius terhadap keselamatan dirinya dan keluarga, mengingat posisi mobil berada di garasi yang menyatu dengan rumah.
“Ini bukan kejahatan biasa. Saya menganggap ini seperti rencana pembunuhan,” tegasnya.
Penyelidikan Diperluas, Polisi Turun Tangan
Kasus ini langsung mendapat perhatian aparat. Tim Reserse Mobile dari Polda Jawa Tengah diterjunkan untuk membantu Polres Banjarnegara dalam proses penyelidikan.
Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan bukti, termasuk rekaman CCTV yang diduga menangkap pelaku melarikan diri menggunakan sepeda listrik.
Dugaan Motif Konflik Internal
Hoho menduga aksi teror ini berkaitan dengan konflik internal desa, khususnya dalam proses penjaringan perangkat desa yang sempat menimbulkan ketegangan.
Ia meyakini aksi tersebut tidak dilakukan secara spontan, melainkan ada pihak yang mengatur dari belakang.
“Saya curiga ada yang menjamin pelaku. Tidak mungkin terjadi begitu saja,” ujarnya.
Warga Siaga, Teror Diduga Berlanjut
Pasca kejadian, situasi di sekitar lokasi masih belum sepenuhnya aman. Hoho mengungkapkan adanya dua kendaraan mencurigakan yang sempat bolak-balik di sekitar rumahnya pada malam hari.
Warga yang curiga sempat mencoba menghentikan kendaraan tersebut, namun pelaku langsung melarikan diri.
Polisi Kejar Pelaku
Hingga kini, aparat kepolisian masih memburu pelaku dan mendalami motif di balik aksi pembakaran tersebut.
Selain kerugian materi, peristiwa ini juga menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat, terutama karena diduga berkaitan dengan konflik sosial di tingkat desa.
Kesimpulan
Kasus pembakaran mobil milik Welas Yuni Nugroho menjadi pengingat bahwa konflik lokal dapat berujung pada tindakan ekstrem.
Pengungkapan pelaku dan motif secara transparan diharapkan dapat memulihkan rasa aman warga serta mencegah kejadian serupa terulang.
