Bataranews– Anies Baswedan dipercaya menjadi anggota Dewan Penasihat dari Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh. Amanah tersebut disebut telah diterimanya sejak tahun 2025.
Ikut Forum Strategis di Riyadh
Anies mengungkapkan telah berada di Riyadh selama beberapa hari untuk menghadiri Riyadh Competitiveness Forum.
Forum tersebut mempertemukan para anggota dewan penasihat dari berbagai negara untuk berbagi pengalaman dan memberikan masukan terkait pengembangan kota Riyadh.
Jakarta Jadi Contoh Transportasi
Dalam forum itu, Anies menyebut Jakarta dipandang sebagai salah satu kota yang berhasil melakukan transformasi transportasi publik terintegrasi.
Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu alasan Riyadh menjadikan pengalaman Jakarta sebagai bahan pembelajaran.
Komisi Dipimpin Mohammed bin Salman
Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh diketahui dipimpin oleh Mohammed bin Salman.
Lembaga ini memiliki target menjadikan Riyadh sebagai salah satu kota dengan ekonomi terbesar di dunia pada 2030 melalui berbagai proyek pembangunan.
Jadi Dosen Tamu
Selain menghadiri forum, Anies juga menjadi dosen tamu di King Saud University.
Dalam kegiatan itu, ia bertemu mahasiswa dan diaspora Indonesia yang berdiskusi tentang pendidikan, demokrasi, dan masa depan Indonesia.
Kesimpulan
Keterlibatan Anies Baswedan dalam dewan penasihat Riyadh menunjukkan kiprahnya di level internasional. Pengalaman Jakarta dalam transportasi publik menjadi salah satu referensi yang dinilai penting dalam pengembangan ibu kota Arab Saudi.
