Curhat usai viral di media sosial
Bataranews– Shindy Lutfiana mengungkap kondisi pribadinya setelah menjadi sorotan publik saat memandu acara Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR di Pontianak. Ia mengaku menerima ribuan komentar hujatan dari warganet hingga berdampak pada pekerjaannya.
Shindy sebelumnya menjadi sorotan usai mengucapkan kalimat “mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja” dalam acara tersebut. Ucapan itu memicu kritik karena dinilai tidak tepat disampaikan kepada peserta lomba dan guru pendamping.
Mengaku kehilangan pekerjaan
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Shindy menyebut dampak dari polemik tersebut benar-benar terasa. Ia mengaku sejumlah pekerjaan yang biasa dijalani kini terhenti.
Menurut pengakuannya, seruan boikot yang ramai di media sosial berujung pada putusnya beberapa kerja sama profesional. Meski demikian, ia mengatakan menerima konsekuensi tersebut sebagai bagian dari kesalahan yang telah diperbuat.
Soroti sikap rekan seprofesi
Shindy juga menyinggung respons dari sebagian rekan seprofesi. Menurutnya, ada pihak yang justru memanfaatkan situasi saat dirinya sedang mendapat tekanan publik.
Ia mengaku merasa tersakiti karena ada yang ikut menghakimi bahkan merayakan kondisi yang sedang dialaminya. Meski begitu, ia memilih mengambil pelajaran dari kejadian tersebut dan berharap ada hikmah di balik semuanya.
Sudah menyampaikan permintaan maaf
Setelah polemik berkembang, Shindy menyampaikan permintaan maaf terbuka. Ia mengakui kalimat yang diucapkannya tidak pantas disampaikan dalam kapasitas sebagai pembawa acara.
Permintaan maaf itu ditujukan kepada peserta, guru pendamping dari SMAN 1 Pontianak, serta masyarakat yang merasa terganggu oleh pernyataannya.
Rekanan kerja putus kontrak
Salah satu dampak langsung datang dari Evicatering yang mengumumkan penghentian kerja sama dengan Shindy sebagai MC. Keputusan itu disebut berlaku mulai 12 Mei 2026.
Pihak perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf kepada publik dan menyebut keputusan diambil sebagai bentuk respons atas masukan masyarakat.
Kesimpulan
Kasus yang menimpa Shindy Lutfiana menunjukkan bagaimana sebuah pernyataan di ruang publik dapat berdampak besar, termasuk pada pekerjaan. Setelah viral dan menuai kritik, ia memilih meminta maaf serta menerima konsekuensi yang muncul dari peristiwa tersebut.
