-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Asal Usul Rujak, Kuliner Tradisional Nusantara yang Sudah Ada Sejak Zaman Kerajaan

Mei 30, 2026 Last Updated 2026-05-29T23:43:47Z



Bataranews– Rujak menjadi salah satu kuliner tradisional khas Nusantara yang sangat populer di berbagai daerah Indonesia. Perpaduan rasa manis, pedas, asam, dan segar membuat makanan ini digemari banyak kalangan.


Di balik cita rasanya yang khas, rujak ternyata memiliki sejarah panjang yang sudah ada sejak zaman kerajaan di Nusantara.


Sudah Ada Sejak Zaman Kerajaan


Sejarah rujak dipercaya sudah muncul sejak era Kerajaan Mataram Kuno di Pulau Jawa. Hal itu diketahui dari beberapa prasasti dan catatan kuno yang menyebut adanya makanan berbahan buah-buahan dengan campuran bumbu tertentu.


Dalam budaya Jawa kuno, rujak tidak hanya dianggap sebagai makanan biasa, tetapi juga bagian dari tradisi masyarakat.


Bahkan dalam beberapa ritual adat, rujak sering disajikan sebagai simbol kehidupan dan kebersamaan.


Berasal dari Kata “Rujak”


Kata “rujak” diyakini berasal dari bahasa Jawa, yakni “rujak” atau “rujakan” yang berarti campuran.


Nama tersebut sesuai dengan isi makanan rujak yang terdiri dari berbagai buah atau sayuran yang dicampur dengan sambal khas.


Perpaduan rasa manis, pedas, asin, dan asam menjadi ciri utama kuliner ini.


Memiliki Banyak Variasi di Indonesia


Seiring perkembangan zaman, rujak memiliki banyak variasi di berbagai daerah Indonesia.


Di Jawa Barat dikenal rujak bebek dan rujak cuka, sementara Jawa Timur terkenal dengan rujak petis dan rujak madura.


Ada juga rujak buah khas Bali hingga rujak serut yang populer di berbagai kota besar.


Setiap daerah memiliki ciri khas sambal dan bahan yang berbeda sesuai budaya lokal.


Rujak Jadi Kuliner Favorit Masyarakat


Hingga kini, rujak tetap menjadi salah satu jajanan tradisional favorit masyarakat Indonesia.


Selain rasanya yang segar, rujak juga identik dengan suasana santai dan kebersamaan karena sering dinikmati bersama keluarga maupun teman.


Banyak wisatawan mancanegara juga tertarik mencoba rujak karena keunikan perpaduan rasanya yang khas Nusantara.


Kesimpulan


Rujak merupakan kuliner tradisional Indonesia yang telah ada sejak zaman kerajaan dan terus berkembang hingga sekarang. Dengan berbagai variasi rasa dan bahan di setiap daerah, rujak menjadi salah satu warisan kuliner Nusantara yang tetap digemari lintas generasi.