-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Kisah Iwan, Korban Tragedi Mei 1998 yang Dibakar Hidup-Hidup dan Bertahan Hingga Kini

Mei 20, 2026 Last Updated 2026-05-20T06:32:20Z



Bataranews– Tragedi May 1998 riots of Indonesia menyisakan luka mendalam bagi banyak korban, salah satunya Iwan Firman yang selamat setelah menjadi korban kekerasan brutal saat kerusuhan pecah.


Dicegat Saat Bertugas


Iwan mengaku saat itu sedang menjalankan pekerjaan mengantar barang. Di tengah perjalanan, ia dihentikan sekelompok orang tak dikenal di kawasan Jalan Letjen Suprapto.


Tanpa alasan jelas, pria yang kini berusia 65 tahun itu dipaksa berhenti dan diperlakukan seperti pelaku kejahatan.


Dianiaya Hingga Dibakar


Setelah dicegat, Iwan dipukuli beramai-ramai hingga tak berdaya. Tubuhnya diinjak, sementara darah keluar dari mulut dan telinga akibat luka yang diderita.


Yang paling tragis, ia kemudian disiram bensin dari motornya sendiri lalu dibakar hidup-hidup di lokasi kejadian.


Kehidupan Berubah Total


Selamat dari maut, Iwan harus menjalani hidup dengan luka bakar di sekujur tubuh. Kondisi fisik itu membuat aktivitasnya sangat terbatas.


Ia juga mengaku mengalami pukulan batin karena ditinggalkan istri dan keluarganya setelah kejadian tersebut.


Trauma Berkepanjangan


Rasa kehilangan dan kondisi ekonomi yang memburuk membuat Iwan sempat mengalami depresi berat. Ia bahkan mengaku beberapa kali mencoba mengakhiri hidup.


Bagi Iwan, luka batin akibat ditinggalkan keluarga jauh lebih berat dibanding rasa sakit akibat luka bakar yang dialami.


Harapan kepada Pemerintah


Hingga kini, Iwan berharap bisa bertemu langsung dengan Prabowo Subianto untuk menceritakan kisahnya.


Ia juga berharap korban selamat tragedi Mei 1998 mendapat perhatian dan bantuan yang lebih nyata dari pemerintah.


Kesimpulan


Tragedi Mei 1998 bukan sekadar catatan sejarah, tetapi meninggalkan penderitaan panjang bagi para korban. Kisah Iwan menjadi pengingat bahwa luka masa lalu masih dirasakan hingga sekarang.